5 Warna yang Baik Bagi Ibu Hamil dan Melahirkan

Wanita sering depresi pasca melahirkan seperti perubahan suasana hati dan sering cemas. Tapi kecemasan tersebut ternyata bisa diminimalisir dengan warna-warna yang akan memberikan energi positif.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Februari 2013, 15:42 WIB
Wanita hamil maupun setelah melahirkan seringkali merasa suasana hatinya berubah. Perempuan memang sering  depresi saat hamil atau pasca melahirkan seperti perubahan suasana hati yang berubah-ubah, frustrasi dan sering cemas.

Tapi kecemasan tersebut ternyata bisa diminalisir dengan warna-warna yang akan memberikan energi positif bagi wanita.

Walau pun beberapa wanita beranggapan hal ini perubahan hormonal, tapi hal ini perlu diperhatikan karena jika wanita terkena 'baby blues', kekhawatiran wanita yang berlebihan terhadap bayinya bisa ditangani oleh beberapa terapi alami.

Warna bisa dikatakan sebagai salah satu terapi alami untuk meringankan suasana hati orang-orang yang menjadi depresi, dan kecemasan. Ada beberapa fakta menarik tentang warna yang bisa mengobati depresi dan perubahan suasana hati untuk seorang  ibu baru.

Warna bisa memiliki pengaruh langsung terhadap pola perilaku kita dan menghasilkan aliran energi yang diciptakan dalam tubuh. Dalam proses ini, pemilihan warna sesuai dengan selera Anda untuk memilih lemari Anda dan sekitarnya juga akan mengurangi stres.

Pilihan warna bisa merubah suasana hati Anda. Jadi sangat penting untuk memilih warna yang bisa memberikan pengaruh positif bagi ibu selama hamil dan pasca melahirkan seperti yang dilansir dari Boldsky, Jumat (1/2/2013) sebagai berikut :

1. Putih

Putih juga dikenal sebagai warna netral, putih jelas sinonim untuk musim panas karena merupakan kecerahan dan cahaya. Meskipun setiap budaya memiliki pendapat yang berbeda pada warna, putih melambangkan kepolosan. Putih juga seringkali disimbolkan dengan perdamaian dan kemurnian.

Menggunakan warna putih untuk pihan rumah Anda, bisa menjadi tugas yang sulit karena sifatnya yang cepat kotor, sehingga biasanya warna putih terbatas pada langit-langit rumah dan barang-barang dekoratif.

2. Coklat

Warna coklat dikenal sebagai warna duniawi tapi bukan warna favorit di antara wanita. Namun warna ini memberikan rasa aman, keanggunan dan stabilitas. Ketika Anda memilih warna coklat, Anda harus memastikan kalau coklatnya itu tidak terlalu gelap karena akan melambangkan stagnasi dan kesedihan, sehingga dianjurkan untuk menjaga warna terbatas pada furniture rumah Anda.

3. Biru

Warna ini berhubungan dengan ketenangan. Laut tenang dengan ombak yang besar dan langit biru yang luas jelas adalah contoh warna yang memberikan kehidupan.

Biru dikatakan sebagai warna yang berpengaruh karena bisa menurunkan tekanan darah, denyut jantung, dan pernapasan. Efek pendinginan pada warna biru membantu orang merasa santai bahkan di lingkungan lembab. Biru bisa digunakan untuk dinding, seprai dan bantal tapi pastikan bahwa biru muda digunakan sebagai lawan nuansa lebih gelap dari biru.

4. Hijau kebiru-biruan (tosca)

Warna ini juga dikatakan berhubungan dengan ketenangan dan memiliki efek pendinginan pada tubuh serta pada pikiran. Demikian juga warna ini dianggap sebagai warna alam yang sering ditemukan di sekitar kita.

Ibu baru yang mengalami depresi, cemas, menderita gangguan saraf dan kelelahan, bisa mendapatkan keuntungan dari lingkungan hijau. Warna ini dapat digunakan dalam dekorasi rumah dengan menjaga tanaman di dalam dan sekitar rumah atau mencoba untuk memiliki taman kecil atau rumput di rumah.

5. Kuning

Warna kuning seperti warna sinar matahari cerah adalah warna yang paling direkomendasikan untuk mengurangi mood yang buruk. Warna ini tidak hanya memberikan efek energi tetapi juga memberikan kepercayaan diri kepada orang tersebut.

Warna ini harus digunakan dalam warna kuning terang untuk energi yang lebih positif. Kuning dapat digunakan dari depan pintu atau pada dinding untuk memberikan pencahayaan alami.

Sementara warna-warna alam akan membawa perubahan positif di kalangan ibu baru, perlu dicatat kalau warna terang yang memnerikan nuansa cahaya seharusnya membawa ketenangan dan kedamaian yang lebih dibandingkan dengan warna gelap yang memiliki memiliki efek buruk. (fit/Igw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya