Liputan6.com, Jakarta - Koalisi kelompok hak asasi manusia meminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk bernegosiasi demi pembebasan bintang WNBA Brittney Griner yang telah ditahan di Rusia selama berbulan-bulan, Rabu (22/6/2022).
Sebagai informasi, pemain basket berkebangsaan Amerika ini ditahan di bandara Moskow pada 17 Februari setelah terjadi penggeledahan pada barang bawaannya. Dia diduga membawa kartid vape yang berisikan minyak ganja dan berpotensi menghadapi hukuman hingga 10 tahun penjara. Pekan lalu, penahanan pra-persidangan Griner diperpanjang hingga 2 Juli.
Advertisement
Penangkapan Griner terjadi ketika hubungan diplomatik antara Washington dan Moskow memburuk setelah invasi Rusia ke Ukraina atau yang disebut sebagai “operasi militer khusus”.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken melakukan komunikasi kepada Cherelle Griner, namun tidak dijelaskan secara khusus isi pembicaraan tersebut. Cherelle pun tidak dapat menghubungi Griner karena masalah logistik yang diperparah oleh pembatasan Rusia.
Terdapat empat puluh kelompok advokasi yang meminta bantuan Presiden Joe Biden untuk membebaskan bintang WNBA yang sudah ditahan di Rusia sejak Februari lalu.
“Pemerintahan AS telah mengakui bahwa Brittney pada dasarnya adalah pion politik dalam mengklasifikasikannya sebagai tahanan yang salah,” kata kelompok-kelompok itu dalam sebuah surat kepada Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris.
Juru Bicara Keamanan Nasional
Lebih lanjut, Juru Bicara Keamanan Nasional Adrienne Watson menjelaskan bahwa pemerintah sedang menjajaki semua opsi untuk mengamankan pembebasan Griner. Dia juga menambahkan bahwa Presiden Biden mengerti dengan jelas untuk membebaskan pemain medali emas Olimpiade ini.
“Presiden Biden telah jelas tentang perlunya melihat semua warga negara AS yang disandera atau ditahan secara salah di luar negeri dibebaskan, termasuk Brittney Griner,” kata Watson dalam sebuah email.
“Pemerintah AS terus bekerja secara agresif, menggunakan segala cara yang tersedia untuk membawa pulang.”
Griner merupakan salah satu bintang yang sangat bersinar di liga bola basket profesional putri Amerika Serikat. Pemain basket yang berusia 31 tahun ini pernaj menjadi juara WNBA, mengikuti All-Star tujuh kali, dan merebut medali emas Olimpiade dua kali.