Liputan6.com, Jakarta - Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus melepas kemenangan yang sudah ada di depan mata. Padahal, ganda putra tuan rumah ini hanya butuh tambahan satu poin untuk merebut tiket ke semifinal Indonesia Open 2022.
Pramudya/Yeremia kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik di perempat final Indonesia Open. Peraih medali perak SEA Games 2021 Vietnam tersebut menyerah dramatis dari unggulan kelima dari Malaysia dengan skor 21-14, 12-21, dan 20-33 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6) malam WIB.
Advertisement
Tiket semifinal nyaris digenggam oleh Pramudya/Yeremia karena sudah unggul 20-17 atas Aaroh/Soh di game ketiga. Namun, malapetaka menimpa peringkat 16 dunia itu karena Yeremia mengalami cedera.
Yeremia yang berdiri di depan net terlihat keseimbangan ketika berupaya mengembalikan shuttlecock. Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu kemudian terjatuh sambil memegangi lutut kirinya.
Dia langsung mendapat penanganan medis di tengah lapangan. Ini menandakan seriusnya cedera yang dialami atlet badminton kelahiran Jakarta, 15 Oktober 1999, ini.
Selama mendapat penanganan medis, Yeremia terus mendapatkan dorongan semangat dari penonton di Istora. Dia kemudian bangkit, tapi kesulitan berdiri tegak dan berjalan terpincang-pincang.
Saat pertandingan dilanjutkan, Yeremia tidak bisa bermain dengan normal. Meski berusaha memaksakan diri, permainan Pramudya/Yeremia tidak seperti sebelumnya. Sambil menahan sakit, dia bersuaha untuk memukul shuttlecock.
Yeremia kembali meminta jeda. Dokter dan staf BWF masuk lapangan untuk memeriksa kondisinya. Dia menyatakan masih bisa melanjutkan pertandingan.
Meski demikian, Yeremia tidak bisa berbuat banyak saat pertandingan dilanjutkan. Empat poin beruntun didapat Aaron/Soh untuk berbalik menang 22-20.
Usai pertadingan, Yeremia merebahkan di lapangan dan terlihat menangis. Sementara itu, Rexy Mainaky yang mendampingi Aaron/Soh dengan sigap menyeberangi net dan ikut menguatkan Yeremia.