Timnas Basket Indonesia Alami Perkembangan Pesat Setelah Try-Out di Australia

Timnas basket 5x5 putra Indonesia mengalami perkembangan pesat setelah melakukan uji coba di Australia. Arki Dikania Wisnu dkk mendapatkan pengalaman berharga untuk bertanding dengan para pemain internasional yang mempunyai postur tubuh besar secara fisik.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 18 Juni 2022, 06:00 WIB
Penampilan Timnas Bola Basket 5x5 Indonesia Putra saat melakukan uji coba di Australia (Sumber: PP Perbasi)

Liputan6.com, Jakarta Timnas basket 5x5 putra Indonesia mengalami perkembangan pesat selama try-out di Australia. Selama beberapa minggu di Australia, Arki Dikania Wisnu dkk sudah bisa mencari jalan keluar untuk mengatasi kelebihan postur lawan. 

Manajer Timnas Basket 5x5 Putra, Jeremy Imanuel Santoso menjelaskan bahwa para pemain sudah bisa mengambil banyak pelajaran dengan postur yang besar. 

“Sejauh ini sudah banyak pelajaran di ambil pemain dan coaching staff termasuk bagaimana menjaga dan melawan lawan dengan postur lebih besar yang secara fisik lebih dominan,” terang Jeremy dilansir dari laman resmi federasi. 

Lebih lanjut, Jeremy juga menambahkan bahwa selama try-out di Australia para pemain berusaha mencari solusi mengatasi press defense dengan lawan postur lebih besar. Situasi ini menjadi pelajaran berharga karena kelebihan postur tidak bisa disiasati selain membiasakan pemain. 

“Tidak bisa dipungkiri bahwa kelebihan postur itu tidak bisa dibeli. Jadi memang harus dipaksanakan melawan tim dengan kondisi fisik di atas kita,” ujarnya. 

Selama di Australia, para pemain mulai terbiasa melawan tim dengan kelebihan postur dan mereka menunjukkan mentalitas yang baik. 

“Tim menunjukkan mentalitas baik. Dimana kita pernah kalah 2 digit dalam pertandingan bisa mengejar lalu samai kedudukan bahkan menang,” jelasnya. 

 


Pekerjaan Rumah

Aksi Timnas Bola Basket 5x5 Indonesia Putra saat melawan klub NBL 1, Diamond Eagles (Sumber: PP Perbasi). 

Sementara itu, diakui Jeremy, Timnas basket 5x5 putra Indonesia masih menyisahkan beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terutama dalam hal turn over dan personal foul.

“Ini evaluasi penting karena lawan yang tinggi dan kuat bisa rentan membuat turn over dan personal foul. Jika ini sering terjadi bisa menyakitkan untuk tim sendiri,” ujarnya.

Di sisi lain, Derrick Michael sudah gabung dengan tim di Australia setelah menyelesaikan urusan administrasi keperluan sekolah di Amerika. Dia tiba di Australia pada kamis siang dan langsung memainkan pertandingan melawan SW Metro Pirates di Brisbane.

Hasilnya, Derrick berhasil membantu timnas menangkan pertandingan dengan catatan 16 points, 16 rebounds, dan 2 assists, sementara pemain Salt Lake City Stars, Marques Bolden belum dalam kondisi yang maksimal.

Lanjut Baca:

“Sedangkan kondisi Marques Bolden belum 100 persen. Bolden diharapkan mainkan 3-4 game. Di pertandingan mana saja itu kami serahkan kepada pelatih. Saat ini Bolden setiap hari sudah latihan. Itu good sign utnuk kita,” jelas Jeremy.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya