Efek Shin Tae-Yong, Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Melejit

Selain memastikan tiket ke Piala Asia 2023, ranking FIFA Indonesia juga naik empat peringkat ke-155 dunia. Sejak Desember 2019, memegang timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang menorehkan prestasi baik karena di tangan dinginnya berhasil naik 20 posisi dalam rangking FIFA.

oleh Jefry HutabaratDiterbitkan 15 Juni 2022, 14:30 WIB
Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran final Piala Asia 2023 usai membantai Nepal dengan skor telak 7-0. Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia mengakhiri puasa berlaga di putaran final Piala Asia. (Dok. PSSI)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia baru saja memastikan satu tempat di Piala Asia 2023 setelah menang besar 7-0 atas Nepal di pertandingan terakhir pada Rabu (15/6/2021).

Kemenangan ini jadi yang pertama untuk Shin Tae-yong selama melatih Timnas Indonesia saat melawan tim-tim dari Asia Selatan. Tercatat Shin Tae-yong sudah dua kali bertemu tim-tim dari Asia Selatan.

Pertemuan perdananya melawan tim-tim Asia Selatan terjadi saat bertemu Bangladesh pada laga uji coba pada 1 Juni 2022. Saat itu, Timnas Indonesia harus puas bermain imbang 0-0.

Pencapaian lolosnya Indonesia ke Piala Asia 2023 menjadi penghapus dahaga setelah absen 15 tahun. Indonesia terakhir kali bermain di putaran final Piala Asia, pada tahun 2007.

Selain memastikan tiket ke Piala Asia 2023, ranking FIFA Indonesia juga ikut terdongkrak. Menurut perhitungan Footy Ranking, kemenangan atas Nepal memberi tambahan 11,31 poin. Hal membuat Indonesia naik tiga peringkat ke-155 dunia.

Sejak Desember 2019, memegang timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang menorehkan prestasi baik karena di tangan dinginnya berhasil naik 20 posisi dalam rangking FIFA.

Dari semua ajang yang pernah diikuti, termasuk laga uji coba internasional FIFA Matchday, Shin Tae-yong telah memimpin total 24 pertandingan. Tercatat, 13 pertandingan di antaranya sukses dimenangkan Shin Tae-yong, sementara tiga lainnya berakhir imbang, dan delapan kali berujung kekalahan.

Adapun putaran final Piala Asia 2023 akan dilangsungkan pada Juni 2023. Indonesia masuk dalam opsi tuan rumah untuk ajang ini. Sementara, itu Timnas Indonesia terakhir kali menembus putaran final Piala Asia lewat jalur kualifikasi terjadi 19 tahun yang lalu.

Perisitwa ini terjadi pada 2003 silam pada ajang Kualifikasi Piala Asia 2004. 


Runner-up Terbaik

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta Evan Dimas cs mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang Laos pada laga kedua Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura, Minggu (12/12/2021). (foto: PSSI)

Indonesia lolos Piala Asia 2023 sebagai runner up terbaik usai mengoleksi 6 poin hasil dua kemenangan. Sebelumnya, Indonesia juga terbantu kemenangan 3-0 Yordania atas Kuwait.

Baru 1 menit pertandingan berjalan, kerjasama Ricky dengan Marc Klok nyaris buahkan gol. Namun tembakan Marc Klok masih mengarah ke kiper Nepal.

Lanjut Baca:

p>Menit ke-6, Dimas Drajad berhasil membuat skor 1-0 usai manfaatkan umpan Asnawi Mangkualam. Gol terjadi setelah bek Nepal salah umpan. Asnawi Mangkualam nyaris membuat blunder di menit ke-11 saat backpass kepada Nadeo. Striker Nepal memburu bola dan nyaris saja diserobot tapi untung Nadeo bergerak cepat. Timnas Indonesia kembali mendapatkan peluang di menit ke-20 lewat Witan Sulaeman. Namun tembakan kaki kirinya terlalu lemah dan mudah ditangkap kiper. Begitupun dengan peluang Dimas Drajad di menit ke-25. Manfaatkan umpan tarik Witan, tembakannya masih melenceng sehingga skor tetap 1-0. Indonesia akhirnya menambah skor di menit ke-43 lewat gol Witan Sulaiman. Dia manfaatkan umpan tarik Asnawi Mangkualam sehingga mengubah skor menjadi 2-0. Hingga babak pertama selesai, Indonesia tetap unggul 2-0 atas Nepal. Indonesia 45 menit lagi lolos ke Piala Asia 2023.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya