Jinan Laetitia Merangkum Perjalanan Mencari Jati Diri di Album Perdana Berjudul One

Album One memiliki total 10 lagu ciptaan Jinan Laetitia yang empat di antaranya merupakan lagu baru.

oleh Hernowo AnggieDiperbarui 14 Juni 2022, 01:46 WIB
Penyanyi Jinan Laetitia.. (IST)

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi pop Jinan Laetitia yang dikenal memiliki gaya eksentrik, merilis album perdananya yang berjudul One. Di album ini, musikus asal Bogor, Jawa Barat itu bercerita mengenai lika-liku pencarian jati diri.

Album One memiliki total 10 lagu ciptaan Jinan yang empat di antaranya merupakan lagu baru. Sementara itu, enam buah lagu sudah dirilisnya secara bertahap sejak tahun 2021.

Enam buah track dirilis oleh Jinan dengan cara yang tidak biasa, yakni mengeluarkan double-tracks yang dirilis secara berdekatan. Empat lagu barunya adalah "Vanilla", "Leave", "Why Should I?", dan "Unromantic" yang semuanya merupakan lagu berbahasa Inggris.

"Pesan utama dari album ini adalah dalam hidup kita bisa ketemu berbagai situasi berbeda yang memerlukan sisi diri kita yang berbeda. Wherever life takes you, stay true to yourself. Jangan takut ditolak atau digantikan, karena diri kita cuma ada satu. Kita harus mengenal diri kita agar orang lain enggak akan bisa mendikte siapa kita," ujar Jinan dalam siaran pers tertulisnya, Jumat (10/6/2022).

 


Bertema Filosofis

Penyanyi Jinan Laetitia.. (IST)

Tema yang diambil dari setiap lagu Jinan memiliki makna filosofis. Single "Forgive" dan "Picture" atau "The Picture" misalnya. Ia mengeksplorasi tema refleksi perjalanan diri (self).

Sementara "Mannequin" dan "Timeless" feat Pamungkas atau "The More", mengambil tema tidak mempedulikan pandangan orang lain terhadap dirinya.

Pada Februari dan Maret 2022, Jinan meluncurkan "Welcome Back" dan "Favorite", lagu yang merupakan refleksi kontras antara self-love dan self-loathing.

Sementara "Vanilla" yang menjadi focusing track dari album One menginterpretasikan tantangan dalam kehidupan jika dilihat dengan kacamata yang menyenangkan (fun).

Berdurasi 02:37 menit ketukan perkusi mendominasi dari awal lagu memberikan kesan quirky.

“Dengan kehidupan dan semua kerumitannya, yang terbaik adalah menganggapnya tidak terlalu serius, with a hint of flavor,” kata mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB ini.

 


Musikalitas dan Penampilan Unik

Penyanyi Jinan Laetitia.. (IST)

Keunikan dari sisi musikalitas yang "nyeleneh" serta dikemas dengan penampilan yang juga unik. Itulah yang menjadi pembeda musik Jinan di industri musik Indonesia.

Lanjut Baca:

Official Music Video Vanilla yang tayang pada hari yang sama dengan waktu dirilisnya album, semakin menegaskan kekhasan dirinya sebagai musisi.Di dalam video itu, Jinan mengenakan kostum selayaknya seorang ratu. “Konsep video-video di album ini kayak alternate dimensions. Hal ini berkaitan sama perjalanan mencari jati diri. Karena menurutku kemanapun kita pergi, we cannot run away from our fate. Different worlds but the same story,” ungkapnya. Untuk album One, Jinan menulis sembilan dari 10 lagu. "Timeless" menjadi satu-satunya lagu yang ia ciptakan bersama dengan Pamungkas. Sementara produser dari lagu-lagu album ini digarap oleh Jinan bersama Osvaldorio. Jinan melanjutkan, secara keseluruhan proses penggarapan album ini memakan waktu hingga 2 tahun. “Aku berharap ‘One’ bisa jadi teman kamu untuk membangun diri kamu sendiri setiap hari. I hope when you’re sad, it comforts you, and when you’re happy it celebrates you.”tutup Jinan.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya