Nutapos, Aplikasi Kasir Online Gratis untuk UMKM Kuliner

Nutapos adalah aplikasi kasir online yang diciptakan khusus untuk pengusaha kuliner mulai dari kasir, dapur, gudang, supply chain hingga laba.

oleh IskandarDiterbitkan 13 Juni 2022, 12:00 WIB
CEO Nutapos, Erich Hartawan. Dok: Nutapos

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan teknologi lokal, Nusantara Berkah Digital, memperkenalkan aplikasi kasir online gratis bernama Nutapos untuk mendukung aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama yang bergerak di bidang kuliner.

Mengutip laman resmi Nutapos, Senin (13/6/2022), Nutapos adalah aplikasi kasir online yang diciptakan khusus untuk pengusaha kuliner mulai dari kasir, dapur, gudang, supply chain hingga laba. Semuanya dikelola otomatis agar bisnis kuliner lebih mudah dijalankan dan dievaluasi.

CEO Nutapos, Erich Hartawan, mengatakan aplikasi besutannya memiliki desain ramah pengguna dan fitur fungsional yang menjawab kebutuhan operasional bisnis kuliner.

“Fitur-fitur di dalam sebuah produk point of sales/aplikasi kasir adalah penting karena fitur tersebutlah yang akan menyelesaikan masalah pengguna,” kata Erich melalui keterangannya.

Menurut Erich, kehadiran fitur di sebuah aplikasi yang terlalu banyak malah bisa menimbulkan masalah baru bagi pengguna.

“Kerap kali keberadaan fitur yang jumlahnya semakin banyak justru malah membuat produk itu sendiri menjadi tidak clean dan sulit digunakan oleh pengguna,” ucapnya menambahkan.

Erich menilai aplikasi yang fungsional dengan desain bersih dan penggunaan yang mudah lebih dibutuhkan oleh UMKM.

“Tantangannya adalah bagaimana membuat sebuah produk aplikasi kasir yang kaya akan fitur, namun tetap memiliki layar yang bersih dan indah, serta di saat yang bersamaan kebutuhan pengguna tetap terpenuhi,” tuturnya.

Aplikasi kasir online karya anak bangsa ini diklaim memungkinkan pelaku usaha kuliner menjalankan operasional bisnisnya dengan mudah.

Pemilik bisnis dapat mengetahui laporan penjualan dengan rinci, hingga tingkat varian produk dan pilihan ekstra. Pengawasan stok produk dan bahan pun bisa di-tracking secara otomatis. Hasilnya, stok bisa lebih efisien untuk produk dengan penjualan besar sehingga tak ada yang terbuang.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mengontrol Laporan Bisnis

Aplikasi Kasir Online Nutapos. Dok: play.google.com

Pelaku usaha juga tak akan kewalahan meski membuka puluhan atau ratusan cabang. Laporan bisnis bisa dikontrol dari mana saja dalam satu platform karena sudah mendukung multi outlet.

Baik pemilik usaha berbasis restoran/kafe maupun gerobak (kaki lima), bebas memilih menggunakan tablet atau smartphone Android. Keduanya sudah didukung secara penuh.

Untuk menerima pesanan secara online, pelaku bisnis bisa menerima pembayaran via e-wallet sehingga tak akan kehilangan omset.

Di sisi lain, pengguna yang mengalami kesulitan dan ingin bertanya bisa menghubungi layanan pelanggan langsung via WhatsApp. Kemudian, pelanggan akan dijawab oleh manusia, bukan mesin otomatis.

Terkait keamanan data pelanggan, Nutapos menegaskan tidak akan menjual, menyewakan, atau sebaliknya mengungkapkan alamat email atau informasi pribadi atau data dari pelanggan kepada pihak lain (kecuali apabila diwajibkan oleh hukum yang berlaku).

Nutapos akan menggunakan informasi tersebut untuk menyediakan, menjaga, dan meningkatkan layanan Nutapos dan untuk mengirimkan informasi dan mendukung permintaan Nutapos, termasuk tanda terima, pengingat, dan pesan dukungan serta pesan administrasi.

Gelombang PHK di Industri Startup, Siapa Biang Keroknya?

Ilustrasi Startup (iStockPhoto)

Di sisi lain, gelombang PHK yang terjadi di perusahaan rintisan atau startup belakangan ini disebut-sebut ada kaitannya dengan fenomena Road To Profitablity, sebagai antitesis Buble Burst, atau dikenal dengan ledakan gelembung yang terjadi di startup.

Sesuai namanya, Road To Profitablity bisa dikatakan adalah fenomena kesadaran bahwa startup sebagai peluang berusaha, tidak semata-mata tumbuh dengan membakar uang, tetapi tumbuh dengan fundamental operasi yang kuat.

Fokus operasional, sebagai bagian dari langkah memperkuat fundamental bisnis, saat ini menjadi perhatian para startup. Mereka mulai memprioritaskan fokus bisnis dan kinerja operasional bisnisnya. Hal tersebut akan berpengaruh pada beberapa aspek operasional perusahaan, antara lain ketajaman product-market fit, dan efisiensi operasional, dan penciptaan arus kas yang sehat.

"Kami turut prihatin dengan fenomena startup yang tengah mengalami kesulitan keuangan. Sebagai startup teknologi, kami selalu berdiskusi dengan teman2 sesama startup, karena bagi kami, teknologi harus menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh teman2 startup. Efisiensi bagi startup mutlak dilakukan sedini mungkin, agar road to profitability startup semakin konkrit", ungkap Alfian Pamungkas, CEO PT Cloud Hosting Indonesia, atau lebih dikenal dengan IDCLOUDHOST dikutip Sabtu (4/6/2022).

Gelombang PHK sedang melanda industri startup di Indonesia. Pertumbuhan startup tidak sebanding dengan angka kebutuhan pendanaan untuk dukungan modal kerja startup.

Kebijakan ekonomi Amerika Serikat ditengarai juga menjadi pemicu kondisi ekonomi makro dunia, yang pada gilirannya mendorong para startup juga harus merumuskan ulang prioritas usahanya untuk perbaikan kinerja operasionalnya.

"Kami menyediakan layanan cloud seperti VPS dan Baremetal bagi startup, yang menjadi solusi agar dapat beroperasi dengan lebih efisien. Selain handal, layanan VPS dan Baremetal juga lebih hemat. Hasil penghematan ini, dapat digunakan oleh para startup untuk meningkatkan belanja pada area yang lebih membutuhkan seperti mempertahankan karyawan yang dibutuhkan", tambah Alfi dalam penjelasannya.

Perkembangan Startup

Ilustrasi Startup, Perusahaan Teknologi, Cloud, Komputasi Awan. Kredit: Freepik

Perkembangan startup di Indonesia berjalan bersamaan dengan pertumbuhan internet dari tahun ke tahun. Pengguna internet yang semakin mudah dan meningkat setiap tahunnya, menjadi peluang besar bagi para pendiri startup dalam mengembangkan bisnisnya.

Berdasarkan data Startup Ranking, per Maret 2022 terdapat 2.331 startup di Indonesia.

Jumlah perusahaan kecil dan startup di Asia-Pasifik terus bertumbuh. Dari drone bawah air hingga sistem propulsi satelit, hospitality, mengatasi masalah untuk meningkatkan transportasi di kota-kota yang padat, memperluas konektivitas yang terjangkau di daerah terpencil sampai mencegah pemborosan makanan.

Forbes melansir laporan bertajuk Forbes Asia 100 to Watch perdana. Laporan ini menyoroti perusahaan kecil dan startup yang sedang naik daun di kawasan Asia-Pasifik.

Menurut data StartupRanking, Indonesia memiliki lebih dari 2.100 startup dan menduduki posisi kelima terbanyak di dunia.

Infografis Kenali Fungsi Skrining Aplikasi PeduliLindungi untuk 6 Aktivitas. (Liputan6.com/Niman)

Infografis Kenali Fungsi Skrining Aplikasi PeduliLindungi untuk 6 Aktivitas. (Liputan6.com/Niman)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya