Liputan6.com, Manchester - Manchester United dikabarkan sudah memulai pembicaraan dengan perwakilan Antony. Striker Ajax tersebut memang masuk dalam daftar pemain yang ingin didatangkan Setan Merah panas musim panas ini.
Antony telah menikmati dua tahun yang mengesankan di bawah manajer anyar MU Erik ten Hag saat di Ajax. Pemain Brasil itu mencetak 22 gol dan membuat 16 assist untuk Ajax dari 74 penampilan di semua kompetisi sejak didatangkan dari Sao Paulo pada Juli 2020.
Advertisement
Ten Hag telah dikaitkan dengan kepindahan beberapa mantan anak asuhnya di Ajax sebelum mengambih alih kursi manajer MU di Old Trafford. Termasuk kesepakatan potensial untuk bek tengah Ajax Jurrien Timber.
Sekarang, juru taktik berusia 52 tahun itu dikabarkan tertarik untuk membawa Antony ke Liga Inggris dalam beberapa minggu mendatang. Goal melaporkan perwakilan pemain sudah terbang ke Eropa untuk membahas kemungkinan pindah.
Laporan tersebut menunjukkan Anthony tertarik pindah ke MU. Sementara Ajax menghargainya 60 juta euro atau sekitar Rp 929 miliar. Harga itu sepertinya tak menjadi masalah untuk juara Liga Inggris 20 kali itu.
Antony bisa menjadi penandatanganan pertama era Ten Hag di Man Utd. Sebab, keputusan bisa dibuat dalam beberapa hari ke depan karena perwakilannya mempercepat proses.
Terlebih, MU dan Ajax sudah membangun hubungan yang kuat selama bertahun-tahun. Kedua klub beberapa kali mencapai kesepakatan transfer, seperti legenda MU Edin van der Sar yang menjadi figur senior di Ajax.
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Jurrien Timber
Selain Anthony, manajer baru Manchester United Erik ten Hag juga tertarik memboyong Jurrien Timber. Juru taktik asal Belanda itu menilai mantan anak didiknya di Ajax tersebut bisa memperkuat lini pertahanan Setan Merah.
Diminati MU, Ajax mencoba menjaga bintang mudahnya itu dengan mematok harga 36 juta pound atau sekitar Rp 649 miliar. Tetapi, Mirror melaporkan Setan Merah tidak terpengaruh dengan harga itu.