Liputan6.com, Jakarta Doctor Strange 2, atau yang dikenal juga dengan judul aslinya Doctor Strange in the Multiverse of Madness, sudah lebih dari seminggu tayang di bioskop Tanah Air. Berdua dengan KKN di Desa Penari, film Marvel ini mampu menjadi magnet kuat yang menarik penonton untuk kembali ke bioskop setelah pandemi melanda.
Seperti beragam film Marvel Cinematic Universe lainnya, sebelum Doctor Strange 2 tayang, film ini memantik rasa penasaran penggemar. Apalagi film ini digadang-gadang bakal mengeksplorasi lebih dalam mengenai konsep "multiverse" setelah Spider-Man: No Way Home.
Advertisement
Dalam film ini, Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) mesti menyelamatkan gadis dengan kekuatan misterius America Chavez (Xochitl Gomez). Gadis ABG tersebut punya kekuatan untuk berpindah dari satu universe ke universe lain, dan tengah dikejar oleh sesosok yang mengincar kekuatannya ini.
Sepanjang petualangan Doctor Strange di multiverse, ada banyak percakapan menarik antar-tokohnya soal beragam jagat lain ini. Ada yang terasa manis, kocak, hingga bikin nyesek.
Sudah nonton Doctor Strange in the Multiverse of Madness? Yuk kenang lagi sejumlah kutipan dialog menarik mengenai multiverse di film ini!
* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
1. Jagat di Mana Kau Bisa Bahagia
Sejak tampil perdana dalam adegan postcredit Captain America: The Winter Soldier (2014) dan akhirnya diperkenalkan di Avengers: Age of Ultron, Wanda Maximoff alias Scarlet Witch (Elizabeth Olsen) telah mengalami banyak hal tragis. Karena itu, ucapannya tentang multiverse pun terasa miris.
"If you knew there's a universe where you can be happy, wouldn't you go there? (Kalau engkau tahu bahwa ada jagat di mana kau bisa merasa bahagia, tak maukah engkau pergi ke sana?)" tanya Wanda, yang telah menjelma sebagai Scarlet Witch.
Ya, Wanda hanya ingin bahagia.
2. Wong Dikejar Badut
Doctor Strange dan Wong (Benedict Wong) mendapat banyak "pencerahan" soal multiverse dari America. Salah satunya bahwa mimpi ternyata adalah peristiwa yang terjadi di diri kita yang lain di jagat yang berbeda.