Deretan 5 Klub Jawara Liga Champions yang Kini Terlupakan

Liga Champions merupakan ajang bertemunya klub-klub terbaik di dataran Eropa.

oleh FachriDiperbarui 12 Mei 2022, 22:47 WIB
Nottingham Forrest juara Liga Champions. (Foto: UEFA)

Liputan6.com, Jakarta Liga Champions merupakan ajang bertemunya klub-klub terbaik di dataran Eropa. Ajang ini pertama kali digelar pada musim 1955/56. Hingga kini, sudah terdapat 22 tim berbeda yang berhasil menjadi Raja Eropa.

Real Madrid adalah tim tersukses di Liga Champions, klub asal Spanyol tersebut telah berhasil mengoleksi 13 trofi di ajang ini. Di bawahnya ada AC Milan dengan 7 trofi, lalu ada Bayern Munchen dan juga Liverpool yang masing-masing mengoleksi 6 trofi.

Selain deretan klub top tersebut, ternyata ada beberapa klub yang pernah merengkuh gelar juara Liga Champions dan menjadi penguasa benua biru yang nasibnya kini terlupakan. Apa saja deretan klub tersebut? Berikut ini daftarnya.


1. Feyenoord

Feyenoord juara Liga Champions musim 1969/70. (Foto: UEFA)

Selain Ajax Amsterdam, Belanda juga punya satu klub yang pernah mengukir tinta emas di Liga Champions. Tim asal Rotterdam, Feyenoord meraih gelar juara Liga Champions pada musim 1969/70. Kepastian menjadi jawara Liga Champions didapatkan setelah mengalahkan klub asal Skotlandia, Celtic FC dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza, Milan.

Kenangan manis Feyenoord di Benua Biru pada awal 70-an itu kini terlupakan. Dalam beberapa musim terakhir, Feyenoord belum bisa kembali berkompetisi di sana, mereka kalah dengan klub Belanda lainnya, Ajax dan PSV dalam perebutan tiket Liga Champions.

Terakhir kali Feyenoord tampil di Liga Champions adalah musim 2012/13. Mereka pun hanya sanggup mencapai putaran ketiga kualifikasi.


2. Aston Villa

Aston Villa juara Liga Champions musim 1981/82. (Foto: UEFA)

Setelah berhasil menjuarai Liga Inggris pada musim 1980/81, cerita manis Aston Villa pun berlanjut di Eropa. Secara mengejutkan, klub yang kini dilatih oleh Steven Gerrard ini keluar sebagai juara Liga Champions musim 1981/82.

Di final, mereka berhasil menaklukan raksasa asal Jerman, Bayern Munchen, dengan skor 1-0 dalam laga final yang digelar di De Kuip Stadium, Feyenoord, Belanda. Selanjutnya, gelar Liga Champions mengahantarkan mereka bertemu dengan Barcelona dalam laga Piala Super UEFA.

Dalam pertandingan yang berlangsung dua leg tersebut, Aston Villa kembali berhasil meraih trofi setelah menang dengan agregat 3-0. Musim tersebut, Aston Villa menasbihkan sebagai rajanya Eropa.

Lanjut Baca:

Klub yang juga dikenal dengan nama Red Star Belgrade ini sukses menjuarai Liga Champions pada 1990/1991. Final yang dihelat di San Nicola, Bari, mereka berhasil mengalahkan klub asal Prancis, Olympique Marseille dengan skor 5-3 di babak adu penalti. Kenangan tersebut sekarang sudah lenyap. Memang, mereka masih aktif berkompetisi di Eropa, seperti musim ini di Liga Europa. Namun, tidak ada prestasi spesial yang tercipta. Di Liga Champions, penampilan terakhir klub yang pernah dibela oleh Sinisa Mihajlovic ini pada 2019/2020 lalu dan itu pun terhenti pada babak grup.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya