Arsenal Dipermalukan Brighton di Liga Inggris, Begini Tanggapan Mikel Arteta

Arsenal dipermalukan Brighton 1-2 pada pekan ke-32 Liga Inggris di Emirates Stadium, malam tadi. Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku kecewa pada hasil ini.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 10 April 2022, 14:00 WIB
Perjalanan Mikel Arteta saat melatih Arsenal di musim ini bisa mengalami pasang surut. Sempat terpuruk di awal musim, Arteta akhirnya menemukan formula terbaiknya untuk membalikkan keadaan. Terbukti, saat ini The Gunners berhasil menempati peringkat ke-4 klasemen Liga Inggris. (AFP/Pool/Tim Keeton)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal gagal mengemas poin penuh dalam pertandingan pekan ke-32 Liga Inggris. The Gunners dipermalukan Brighton and Hove Albion di Emirates Stadium, Sabtu (9/4/2022) malam WIB.

Brighton tercatat telah melakoni tujuh pertandingan tanpa kemenanganan sebelum bertandang ke markas Arsenal. Namun, gol yang dicetak Leandro Trossard (’28) dan Enock Mwepu (’66) membuat The Seagulls sukses meraih poin penuh.

Kekalahan ini menyebabkan Arsenal gagal naik ke posisi empat besar klasemen sementara Liga Inggris. The Gunners tetap di urutan kelima dengan torehan 54 poin.

Sementara The Seagulls kini bertengger di peringkat ke-11 dengan koleksi 37 poin. Klub besutan Graham Potter itu makin jauh meninggalkan zona degradasi dan mulai menempel posisi Leicester City di 10 besar.

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku kecewa dengan hasil ini. Apalagi The Gunners juga kalah 0-3 dari Crystal Palace pada Selasa (5/4/2022) lalu.

Tak heran jika hasil negatif kali ini makin mengikis harapan Arsenal untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. Ini adalah minggu yang berat; terutama hari ini karena kami menginginkan balasan (atas kekalahan dari Crystal Palace)," kata Arteta seperti dikutip dari Metro.

"Kami harusnya memiliki keberanian dan kepribadian untuk bermain lebih baik dan meningkatkan level di babak pertama," sambungnya.

 

Simak klasemen Liga Inggris di halaman berikutnya.


Arsenal ceroboh

Mikel Arteta melanjutkan kariernya sebagai seorang asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City, setelah pensiun pada 2016 dari Arsenal. Saat ini, Arteta berumur 39 tahun dan telah menghabiskan dua musim bersama Arsenal walapun belum mampu tampil baik. (AFP/Justin Tallis)

Arteta juga menilai timnya tampil ceroboh di laga tersebut. The Gunners tidak punya tujuan dan kemampuan untuk menyerang.

Situasi ini nampaknya tak lepas dari ketidakhadiran sejumlah pemain. Seperti yang telah diketahui, Arsenal harus tampil tanpa Kieran Tierney dan Thomas Partey karena cedera.

"Kami menyulitkan diri kami sendiri. Kami ceroboh, (dan) tidak punya tujuan untuk menyerang," ucap Arteta.

"Kami telah membuktikan seberapa baik penampilan kami dalam beberapa minggu terakhir. (Akan tetapi), ini adalah minggu yang sulit dan kami kehilangan sejumlah pemain besar."

"Kami tahu jalan ini tidak akan membawa kami ke mana-mana, terutama ke posisi yang kami inginkan (empat besar). Kami punya segala hal untuk dimainkan dalam delapan pertandingan terakhir, kami harus memiliki energi itu," pungkas juru taktik erusia 40 tahun tersebut.

Lanjut Baca:

Pertemuan Arsenal dengan Brighton & Hove Albion berjalan tanpa banyak peluang di menit-menit awal. Kedua tim sama-sama tampil solid di lini pertahanan. Peluang emas bagi Arsenal hadir pada menit ke-26. Sayangnya, The Gunners gagal mengonversi peluang menjadi gol. Sundulan Gabriel Magalhaes, yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Bukayo Saka, masih melebar dari gawang Brighton. Dua menit berselang, justru tim tamu yang membuat kejutan. Leandro Trossard menjebol gawang The Gunners usai menyambar umpan tarik dari Mwepu. Arsenal, melalui Gabriel, sejatinya sempat menjebol gawang tim tamu pada masa injury time. Namun, gol pemain asal Brasil tersebut dianulir wasit dan VAR lantaran Martinelli telah berada dalam posisi off-side.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya