Liputan6.com, Suncheon - Ganda putra muda Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana mengamankan tiket terakhir bagi Indonesia di semifinal Korea Open 2022. Mereka melaju usai menaklukkan duo tuan rumah Jin Yong/Na Sung-seung 22-20, 21-18 di Palma Indoor Stadium, Suncheon, Jumat (8/4/2022).
Fikri/Bagas menjadi wakil kelima Indonesia pada semifinal Korea Open. Selanjutnya mereka bakal menghadapi senior Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Advertisement
Juara All England 2022 tersebut tampil dominan pada perempat final. Melesat 5-1, mereka terus menabung poin dan menjaga keunggulan. Sayang pasangan yang akrab disapa Bakri ini kehilangan konsentrasi sehingga skor disamakan 12-12.
Fikri/Bagas lalu sempat kembali melaju dan merebut tiga angka beruntun, sebelum Jin/Na memberikan perlawanan sehingga memimpin 19-17. Beruntung Fikri/Bagas bangkit dan memaksa rubber untuk mengamankan gim pembuka.
Duel sengit berlanjut di gim kedua. Kedua pasangan bergantian memetik poin sebelum Fikri/Bagas melenggang 15-12. Lagi-lagi Jin/Na bisa menyamakan. Namun, Fikri/Bagas sukses tancap gas.
Mereka meraih lima nilai berturut-turut. Walau Jin/Na mencoba mengejar, selisih tersebut cukup bagi Fikri/Bagas untuk mengamankan kemenangan pada pertandingan berdurasi 42 menit.
Daddies dan Fajri
Sebelumnya dua ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengamankan tiket semifinal Korea Open 2022 usai menaklukkan lawan masing-masing.
Ahsan/Hendra membekuk wakil Korea Selatan Choi Sol-gyu/Kim Won-ho 21-17, 21-13. Sementara Fajar/Rian membekuk duo Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi 21-19, 22-20.
Daddies mampu memperlihatkan keunggulan dan unggul jauh 5-1 dan 13-9. Namun, Choi/Kim tidak diam saja dan terus memepet hingga 17-18. Beruntung Ahsan/Hendra menunjukkan kematangan dan melesat mengamankan gim pembuka.
Pada gim selanjutnya, unggulan kedua Korea Open 2022 ini tidak terbendung. Ahsan/Hendra melesat 11-4 pada interval. Mereka lalu tanpa kesulitan memastikan kemenangandalam 35 menit.
Beberapa saat sebelumnya, Fajar/Rian memenangkan gim pembuka meski tertinggal 3-8 dan 8-14. Sang juara bertahan bangkit untuk menyamakan kedudukan 15-15, sebelum kembali tertinggal karena lawan memetik tiga poin beruntun.
Namun, Fajri membalas dan meraih lima angka berturut-turut untuk memutar kedudukan dan merebut gim pertama.