Mohamed Salah Jadi Korban Laser, Mesir Minta Playoff Piala Dunia 2022 Lawan Senegal Diulang

Mesir meminta kepada FIFA dan CAF untuk mengulang duel playoff Piala Dunia 2022 melawan Senegal karena aksi kekerasan suporter tuan rumah.

oleh Defri SaefullahDiterbitkan 31 Maret 2022, 19:00 WIB
Di leg kedua (30/3/2022) saat Senegal gantian menjamu Mesir laga berakhir 1-0 untuk senegal di waktu normal hingga perpanjangan waktu. Laga pun harus diselesaikan lewat adu penalti. (AP/Stefan Kleinowitz)

Liputan6.com, Kairo- Mesir masih belum rela tersingkir dari playoff Piala Dunia 2022 Qatar usai kalah 1-3 dari Senegal lewat adu penalti. Mesir mempermasalahkan cara mereka tersingkir dimana sang bintang, Mohamed Salah mendapatkan serangan laser dan pelemparan dari fans Senegal.

Asosiasi Sepak Bola Mesir atau EFA pun sudah mengajukan protes ke FIFA dan juga CAF. Mesir menuntut agar duel playoff Piala Dunia 2022 lawan Senegal dijadwal ulang.

Kekalahan lawan Senegal menjadi ulangan kegagalan Mesir di Piala Afrika 2022 lalu. Saat itu, Mesir juga gagal juara karena kalah adu penalti lawan Senegall.

Leg 2 playoff lawan Senegal menjadi catatan kelam bagi Mesir. Soalnya Salah menjadi target kekerasan fans Senegal saat dan sesudah pertandingan.

Saat tiba di stadion, bus tim Mesir sudah dilempari fans Senegal. Salah juga menjadi serangan sinar lasar saat akan mengambil penalti dan ini menyebabkan tendangannya melambung.

 


Dilempari

Mohamed Salah dan Sadio Mane berduel dalam laga Senegal Vs Mesir, leg kedua babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Me Abdoulaye Wade, Dakar, Rabu (30/3/2022). (AP/Stefan Kleinowitz)

 

Tak cukup sampai di sana, Salah juga dilempari benda-benda saa tmeninggalkan stadion. Dia harus mendapatkan penjagaan ketat saat keluar dari stadion.

Ada juga spanduk bernada rasiss yang ditujukan kepada Salah. EFA jadi punya bukti untuk mengajukan protes.

"Saya dalam perjalanan menuju Qatar untuk menghadapi Kongres FIFA. Kami minta berjumpa dengan presiden FIFA Gianni Infantino dan juga Patrice Motsepe ketua konfederasi sepak bola Afrika," kata Gamal Allam, Ketua EFA seperti dikutip Goal.com.

 


Duel Ulang

Namun di awal tahun 2022 mereka ditakdirkan untuk berdiri berseberangan membela negaranya masing-masing. Sadio Mane bersama Timnas Senegal harus menghadapi Timnas Mesir yang diperkuat Mohamed Salah. (AFP/Charly Triballeau)

 

Gamal menegaskan bakal meminta duel ulang pertandingan melawan Senegal kepada FIFA.

"Kami meminta duel ulang karena pertandingan digelar dalam suasana yang aneh. Kalau kami kalah dalam kondisi normal, kami akan mengucapkan selamat kepada Senegal," ujarnya.

 


Nasib Queiroz

 

Sebelumnya, Carlos Queiroz pelatih Mesir mundur dari posisinya setelah laga melawan Senegal. Namun Gamal menegaskan Quieroz bisa bertugas lagi kalau duel dinyatakan harus diulang.

"Kalau duel lawan Senegal harus diulang, tentu Queiroz harus menyelesaikan tugasnya sampai pertandingan selesai. Kami putuskan masa depannya kalau pertandingan tak diulang," ujarnya.


Infografis

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya