Ada Servis hingga Netting, Simak 6 Teknik Dasar dalam Permainan Bulu Tangkis!

Simak macam-macam teknik dasar dalam olahraga bulu tangkis melalui artikel berikut ini!

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 27 Maret 2022, 07:00 WIB
Pebulu tangkis Indonesia, Jonathan Christie menang dua gim langsung atas wakil ROC, Aram Mahmoud 21-8 dan 21-14 dalam laga fase grup bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020, Sabtu (24/7/2021). (Foto: AP/Dita Alangkara)

Liputan6.com, Jakarta - Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Pasalnya, cabor ini kerap menjadi penyumbang medali di turnamen-turnamen multievent berskala internasional.

Dilansir dari modul resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), pemain bulu tangkis menggunakan raket dan shuttlecock sebagai peralatan utama. Olahraga ini umumnya dimainkan oleh dua atau empat orang yang saling berhadapan.

Secara harfiah, bulu tangkis terdiri atas dua kata, yakni “bulu” dan “tangkis”. Istilah “bulu” digunakan karena bola dalam permainan ini terbuat dari bulu angsa, sementara “tangkis” menggambarkan inti gerakan yang menuntut pemain untuk menangkis shuttlecock dari lawan.

Terdapat lima nomor pertandingan yang kerap dilombakan dalam turnamen badminton bergengsi. Kelima nomor tersebut adalah tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Seseorang perlu menguasai sejumlah teknik dasar sebelum bermain bulu tangkis, mulai dari servis, lob, smash, dropshot, drive dan netting. Simak penjelasan mengenai teknik dasar permainan bulu tangkis pada halaman selanjutnya!


1. Servis

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung bersiap memukul kok ke arah pebulu tangkis Thet Htar Thuzar pada laga perdana cabang bulu tangkis Grup M Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Plaza, Minggu (25/7/2021). Gregoria Mariska menang 21-11 dan 21-8. (AP Photo/Markus Schreiber)

Servis merupkan pukulan yang menandai awal permainan dalam olahraga bulu tangkis. Servis dapat dilakukan dengan mengarahkan shuttlecock ke bagian kiri, kanan, depan, maupun belakang pemain yang dihadapi.

Meski demikian, perlu diingat bahwa shuttlecock saat servis sebaiknya tidak diletakkan pada posisi tanggung atau tepat di depan lawan. Hal ini bakal memudahkan pemain oposisi untuk melancarkan serangan dan mematikan pergerakan.

Selain itu, shuttlecock juga tidak boleh dipengang dengan ketinggian lebih dari 115 cm saat melakukan servis. Kondisi itu akan dihitung sebagai pelanggaran oleh wasit, sehingga skor pada rally tersebut menjadi milik lawan.

Terdapat sejumlah variasi servis dalam olahraga bulu tangkis, seperti servis pendek, servis panjang, dan flick serve. Servis pendek bisa dipraktikkan dalam permainan ganda atau tunggal. Servis panjang lebih banyak digunakan oleh pemain tunggal, sementara flick serve kerap dimanfaatkan untuk mengecoh lawan dalam permainan ganda.


2. Lob

Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat melawan wakil Spanyol Clara Azurmendi/Beatriz Corrales. Greysia/Apriyani menang 21-17, 21-9 dan lolos ke perempat final Indonesia Masters 2021 di Bali International Convention & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11/2021) malam. (Dok PBSI)

Lob merupakan teknik pukulan dalam olahraga bulu tangkis yang memungkinkan shuttlecock untuk terbang setinggi mungkin dan mendarat di bagian belakang bidang permainan lawan. Pukulan jenis ini umumnya merupakan strategi untuk membuat lawan cepat lelah.

Lanjut Baca:

Saat ingin melakukan pukulan lob, pastikan badan berdiri dengan rileks. Tempatkan tubuh di belakang shuttlecock dengan satu kaki berada di depan. Letakkan tumpuan berat badan pada kaki bagian belakang. Pukul shuttlecock dengan mengayunkan raket ke arah depan bagian atas. Lanjutkan gerakan dengan meluruskan tangan sepenuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya