PPnBM-DTP Diperpanjang, Gaikindo Harap Penjualan Mobil pada 2022 Tembus 1 Juta Unit

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menetapkan target penjualan kendaraan roda empat pada 2022 ini sebesar 900 ribu unit.

oleh Arief AszhariDiterbitkan 16 Maret 2022, 18:04 WIB
Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (20/7/2019). Akhir pekan dimanfaatkan warga untuk mengunjungi pameran otomotif GIIAS terlihat dari padatnya pengunjung di setiap stan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menetapkan target penjualan kendaraan roda empat pada 2022 ini sebesar 900 ribu unit. Angka tersebut, hanya meningkat sedikit dibanding pencapaian pada 2021, dengan penjualan wholesales (pabrik ke diler) sebesar 887.202 unit dan retail (diler ke konsumen) sebanyak 863.348 unit.

"Kita target penjualan tahun ini, 900 ribu unit. Tumbuh sedikit tahun lalu. Karena terus terang, saat kita menentukan target kita masih khawatir tentang omicron yang merebak besar sekali," jelas Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, di sela-sela gelaran Jakarta Auto Week (JAW) 2022, di JCC Senayan, Jakarta Pusat, kamis (16/3/2022).

Namun, pria yang akrab disapa Pak Yo ini berharap penjualan mobil di Tanah Air pada 2022, bisa lebih dari 900 ribu unit. "Tapi, mudah-mudahan mungkin bisa sampai 1 juta unit," tegasnya.

Sementara itu, terkati stimulus yang dilakukan oleh Gaikindo untuk mengangkat penjualan mobil. Salah satunya, dengan masih diberlakukannya relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP).

"Karena ini, kita helat pameran ini dengan tujuan APM juga ikut berpartisipasi memberikan spesial diskon sehingga market bisa naik. Dengan itu, produksi lokal naik dan otomatis ekspor juga tertolong," pungkasnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penjualan Mobil di Februari 2022 Melandai

Model berdiri samping mobil Mitsubishi New Xpander pada JAW 2022 di booth Mitsubishi Motors JCC, Jakarta, Selasa (15/3/2022). MMKSI menghadirkan line-up unggulan Mitsubishi Motors terdiri dari New Xpander, New Xpander Cross, Pajero Sport, Outlander PHEV dan Triton. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Penjualan mobil di Indonesia pada Februari 2022 mengalami penurunan dibanding Januari 2022. Padahal, pada periode yang sama, pemerintah telah resmi memperpanjang relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) untuk segmen LCGC dan model di bawah Rp 250 juta.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan roda empat secara wholesales (pabrik ke diler) pada Februari 2022 sebesar 81.228 unit.

Angka tersebut, turun 3,4 persen dibanding Januari 2022 yang mampu terkirim sebanyak 84.062 unit.

Sedangkan dari penjualan ritel (diler ke konsumen) penjualan turun lebih besar, yaitu 10,9 persen dari 78.567 unit pada Januari 2022 hanya menjadi 69.989 unit pada Februari 2022.

Sejatinya, penjualan pada Januari 2022 juga sudah mengalami penurunan dibanding Desember 2021. Tercatat, angka wholesales pada bulan pertama tahun ini turun 13 persen dibanding bulan sebelumnya.

Dari retail Januari 2022, terjun cukup dalam hingga 22,6 persen dibanding Desember 2021.

Jika dilihat dari penjualan mobil antar merek di pasar nasional, Toyota masih berkuasa dengan angka sebanyak 24.865 unit atau naik 8,6 persen dibanding Januari 2022.

Infografis Mobil Kepresidenan RI

Mobil Kepresidenan di Indonesia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya