Sepasang suami istri (pasutri) tewas mengenaskan setelah terlindas sebuah truk ketika hujan deras mengguyur Jakarta. Sedianya, Taufik bersama istrinya, Beti Hariyanti (29) hendak berangkat kerja ke kawasan Cikarang, Jawa Barat.
"Tadi pagi kecelakaannya. Kita tahu-tahu dihubungi sama polisi, bahwa korban mengalami kecelakaan di depan PGC Cililitan, Jakarta Timur," kata rekan kerja korban, Gunarto di kamar jenazah RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2013).
Gunarto menuturkan, kedua rekan kerjanya sudah bekerja selama belasan tahun di sebuah perusahaan eletronik di kawasan Cikarang. Mereka hendak menuju Cawang ke tempat penjemputan bus kerja. Mereka berangkat dari rumahnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat menggunakan sepeda motor.
Nahas, saat sedang melintas di kawasan Cililitan, tepatnya di depan PGC, sepeda motor pasutri ini menghantam sebuah lubang berdiameter 30 cm yang tertutup genangan air. Keduanya lalu terjatuh. Di saat bersamaan datang sebuah truk Pusso dari arah belakang dengan kecepatan cukup tinggi pada pukul 08.00 WIB.
"Dua-duanya mengalami luka di bagian kepala, helmnya saja sampai pecah. Mereka nggak tahu kalau ada lubang karena tertutup genangan air, apalagi kondisi tadi pagi pas hujan deras," ucap Gunarto.
Hingga kini kedua jenazah sudah disemayamkan di Rumah Duka RSCM. "Kita lagi menunggu keluarganya yang lagi urus administrasi pengambilan jenazah," ujar Gunarto.(Ais)
"Tadi pagi kecelakaannya. Kita tahu-tahu dihubungi sama polisi, bahwa korban mengalami kecelakaan di depan PGC Cililitan, Jakarta Timur," kata rekan kerja korban, Gunarto di kamar jenazah RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2013).
Gunarto menuturkan, kedua rekan kerjanya sudah bekerja selama belasan tahun di sebuah perusahaan eletronik di kawasan Cikarang. Mereka hendak menuju Cawang ke tempat penjemputan bus kerja. Mereka berangkat dari rumahnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat menggunakan sepeda motor.
Nahas, saat sedang melintas di kawasan Cililitan, tepatnya di depan PGC, sepeda motor pasutri ini menghantam sebuah lubang berdiameter 30 cm yang tertutup genangan air. Keduanya lalu terjatuh. Di saat bersamaan datang sebuah truk Pusso dari arah belakang dengan kecepatan cukup tinggi pada pukul 08.00 WIB.
"Dua-duanya mengalami luka di bagian kepala, helmnya saja sampai pecah. Mereka nggak tahu kalau ada lubang karena tertutup genangan air, apalagi kondisi tadi pagi pas hujan deras," ucap Gunarto.
Hingga kini kedua jenazah sudah disemayamkan di Rumah Duka RSCM. "Kita lagi menunggu keluarganya yang lagi urus administrasi pengambilan jenazah," ujar Gunarto.(Ais)