Catat! Ini Macam-Macam Gerak Langkah Kaki dalam Senam Aerobik

Kenali macam-macam gerak langkah kaki dalam senam aerobik melalui artikel berikut!

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 23 Februari 2022, 09:00 WIB
Lomba senam aerobik dalam acara Karnaval SCTV diselenggarakan di Alun-Alun Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (30/3). Selain senam aerobik, ada juga lomba mewarnai serta bebagai lomba lainnya dengan bertabur hadiah menarik. (Liputan6.com/Pool/SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Senam aerobik adalah jenis olahraga yang merangkai gerakan dengan irama musik secara berkesinambungan dalam durasi waktu tertentu. Senam aerobik bertujuan untuk meningkatkan masuknya oksigen ke dalam tubuh.

Dilansir dari laman resmi Federation Internationale de Gymnastique, kata “aerobik" dalam senam ini pertama kali dipopulerkan pada 1875. Kala itu, ahli kimia dan mikrobiologi, Louis Pasteur, menemukan bahwa bakteri aerob memerlukan oksigen untuk bertahan hidup.

Selaras dengan temuan tersebut, dokter Amerika bernama Ken Cooper lantas mengembangkan serangkaian latihan aerobik yang dimaksudkan untuk melawan penyakit kardiovaskular. Senam aerobik menjadi makin dikenal dan banyak dipraktikkan oleh berbagai kalangan.

Mengutip modul resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), olahraga senam dipilih masyarakat lantaran dianggap mampu menjaga kebugaran tubuh.

Terdapat berbagai macam gerakan senam aerobik yang meliputi gerak langkah kaki, gerak ayunan lengan, serta kombinasi keduanya. Kenali macam-macam gerak langkah kaki yang bisa dipraktikkan dalam senam aerobik pada halaman selanjutnya!


Marching

Para pemain Persik Kediri melakukan senam aerobik guna melepaskan kejenuhan dan menjaga soliditas tim. (Dok. Liga Indonesia Baru)

Marching secara sederhana dapat diartikan sebagai gerak jalan di tempat. Ketika melakukan gerakan ini, pesenam diharuskan untuk mengangkat kaki setinggi betis, lalu menekuk lutut sebesar 90 derajat.

Saat mendarat, pastikan bagian bola kaki menyentuh lantai lebih dulu hingga berakhir di tumit. Melansir modul resmi Kemdikbud, marching merupakan gerak langkah kaki yang dikategorikan sebagai low impact. Gerakan ini diterapkan dengan intensitas cenderung ringan atau lambat.


Jogging

Seseorang memakai masker saat jogging di dekat Capitol di Olympia, Washington, Selasa (27/4/2021). Warga Amerika Serikat (AS) yang telah menerima vaksin COVID-19 tidak lagi diwajibkan mengenakan masker saat berada di luar ruangan jika tidak ada kerumuman. (AP Photo/Ted S. Warren)

Jogging merupakan rangkaian gerak lari di tempat. Tahapan ini dapat dilakukan dengan menekuk kaki ke arah bokong, lalu menghadapkan lutut ke lantai secara tegak lurus. Gunakan persendian engkel dan lutut sebagai tumpuan saat mempraktikkan gerakan ini.

Berbeda dengan marching, jogging tergolong sebagai high impact. Oleh karena itu, langkah dasar tersebut menuntut adanya intensitas gerakan yang lebih cepat dan keras. Terdapat sejumlah variasi dalam jogging, seperti jogging kecil, jogging knee up, dan jogging butt tap.


Knee Up

Ilustrasi Senam (Senivpetro/Freepik.com)

Knee up merupakan gerakan mengangkat lutut hingga minimal setinggi pinggang. Ketika melakukan gerak ini, pastikan tungkai atas sejajar dengan lantai, sementara tungkai bawah berada pada posisi tegak lurus.

Lanjut Baca:

Kaki bisa dibiarkan dalam keadaan flek (tertekuk) maupun point. Menurut modul resmi Kemdikbud, gerak langkah dasar knee up umumnya dapat dilakukan dengan low impact maupun high impact.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya