Liputan6.com, Jakarta - Ustaz Khalid Basalamah tengah menjadi perhatian. Potongan video ceramah kala menjawab pertanyaan jemaah kajian mengenai wayang viral. Dalam potongan video itu, Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan pendapatnya mengenai wayang kulit dari sudut pandang Islam, termasuk tobat yang dilakukan oleh dalang.
"Kalau masalah tobat, ya tobat nasuha, dan kalau dia punya (wayang) lebih baik dimusnahkan, dalam arti kata dihilangkan," kata Ustaz Khalid Basalamah dalam video yang viral itu.
Advertisement
Jawaban Ustaz Khalid Basalamah dinilai menyinggung sejumlah pihak yang masih merawat wayang sebagai bagian dari budaya bangsa dan warisan nenek moyang Indonesia. Pendakwah yang dikenal melalui ajaran sunnah ini diminta mengklarifikasi maksud dari jawabannya itu.
Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah merespon kisruh potongan video ceramahnya yang viral. Melalui akun Instagram terverifikasinya, pemilik travel dan biro perjalanan haji Uhud Tour ini memberi sejumlah penjelasan mengenai hal tersebut.
"Saya akan coba mengklarifikasi jawaban kami. Saya coba bagi menjadi tiga bagian saudaraku seiman juga sebangsa dan setanah air. Yang pertama adalah lingkupnya adalah pengajian kami dan jawaban seorang dai muslim kepada penanya muslim. Itu dulu batasannya," kata Ustaz Khalid Basalamah melalui video klarifikasi yang diunggahnya, Selasa (15/2/2022).
Jadikan Islam sebagai Tradisi
Penjelasan yang disampaikan Ustaz Khalid Basalamah berlanjut ke soal pemahaman menjadikan Islam sebagai tradisi.
"Dan saya pada saat ditanyakan masalah wayang, saya mengatakan alangkah baiknya dan kami sarankan, kami sarankan agar menjadikan Islam sebagai tradisi. Jangan menjadikan tradisi sebagai Islam. Dan tidak ada kata-kata saya di situ mengharamkan," dia menambahkan.
"Saya mengajak agar menjadikan Islam sebagai tradisi. Makna kata-kata ini juga kalau ada tradisi yang sejalan dengan Islam, tidak ada masalah dan kalau bentrok sama Islam, ada baiknya ditinggalkan. Ini sebuah saran."
Tobat Dalang
Ustaz Khalid menjelaskan bahwa dirinya ditanya soal seseorang yang berprofesi sebagai dalang ingin bertobat memainkan wayang.
"Potongan yang kedua teman-teman sekalian pada saat penanya menanyakan bagaimana tobatnya dalang. Jadi, pertanyaan ini kami jawab, ini mirip dengan sebenarnya lingkupnya kalau ada yang menanyakan bagaimana tobatnya seorang pedagang, seorang guru misalnya, disebutkan profesi," kata dia.