Kata Pengamat Soal Fenomena NFT Ghozali Everyday

Melalui akun OpenSea miliknya, Ghozali menjual NFT yang diberi nama Ghozali Everyday, yang berisi kumpulan foto selfie yang telah diambil sejak 2017-2021.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 14 Januari 2022, 06:00 WIB
6 Foto Selfie Ghozali dengan Harga Termahal di NFT, Capai Volume Rp 13,3 Miliar (sumber: OpenSea)

Liputan6.com, Jakarta

 

Ingin Transaksi di Marketplace NFT OpenSea? Siapkan Hal Ini Sebelum Bertransaksi

Akun Ghozali Everyday di OpenSea. Dok: opensea.io

Warganet Indonesia baru-baru ini dihebohkan dengan fenomena Ghozali yang menjual Non Fungible Token (NFT) yang berupa koleksi foto selfienya dari 2017-2021. 

NFT milik Ghozali diberi nama Ghozali Everyday, yang dijual melalui salah satu marketplace NFT terbesar di dunia yaitu OpenSea. OpenSea diciptakan sebagai pasar bagi orang untuk membeli dan menjual apa yang disebut dengan NFT, yang merupakan bagian unik dari kode digital yang didukung oleh teknologi blockchain.

NFT yang diperdagangkan di OpenSea dapat bervariasi, tetapi yang paling populer adalah karya seni digital yang dibuat oleh seniman dan mendaftarkan karya mereka untuk dilelang di situs OpenSea. 

Lalu bagaimana cara agar dapat menjual hasil karya atau NFT melalui marketplace OpenSea? Dilansir dari laman resmi OpenSea, berikut hal yang harus dipersiapkan sebelum bertransaksi di marketplace NFT OpenSea.

Sebelum membuat akun di OpenSea, calon pengguna harus memiliki dompet kripto, salah satunya MetaMask. MetaMask dapat menyimpan aset kripto seperti ETH yang akan digunakan sebagai transaksi NFT di OpenSea.  

Semua transaksi yang terhubung ke alamat dompet, dapat ditemukan di etherscan.io. Para pengguna disarankan untuk selalu memeriksa Etherscan setelah menyelesaikan setiap transaksi.

Mengapa membutuhkan dompet sebelum bertransaksi di OpenSea?

OpenSea sendiri adalah platform yang digunakan untuk berinteraksi dengan blockchain. OpenSea tidak pernah mengambil alih aset atau menyimpan NFT pengguna. 

Sebagai gantinya, NFT menyediakan sistem untuk pertukaran peer to peer untuk bertransaksi dengan orang lain langsung di blockchain. Oleh karena itu, memerlukan dompet untuk membantu mengubah transaksi di browser menjadi transaksi di blockchain. 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya