Liputan6.com, Jakarta Not For Sale merupakan film yang mengangkat isu yang kontroversial. Hal ini lantaran cerita yang dibuat dari film ini memang mungkin terjadi kehidupan nyata. Not For Sale bercerita tentang bagaimana para remaja wanita bertahan hidup dari keadaan yang tidak mereka inginkan.
Film Indonesia ini memang mengambil sisi gelap kehidupan remaja seperti harus putus sekolah karena tidak memiliki uang, terpaksa menjual diri demi memenuhi kebutuhan hidup, hingga menggunakan narkoba dan kecanduan alkohol. Semua ini terpaksa dilakukan karena kehidupan yang memaksa mereka untuk bertahan sendiri di usia yang masih sangat muda.
Advertisement
Diproduksi oleh Rapi Films, Not For Sale menggandeng sederet artis terkenal sebagai pemainnya. Salah satunya adalah Arumi Bachsin. Aktris yang merupakan istri dari Emil Dardak ini berhasil menjiwai karakter dengan baik.
Sederet pemain lainnya seperti Leylarey Lesesne, Okki Callerista, Chindy Anggrina dan Hardy Hartono. Sebelum menyaksikan aksi Arumi Bachsin tenggelam dalam sisi gelap kehidupan remaja, simak sinopsis Not For Sale berikut ini.
Kesulitan Para Remaja
Permasalahan remaja terkadang terlihat mudah namun apabila tidak ditangani dengan benar akan menjerumuskan mereka ke masalah besar. Cerita ini berawal dari May seorang remaja yang tertekan secara mental dan tidak betah berada dirumahnya. Ia memilih kabur dari rumah dan bertemu remaja lain bernama Sashi yang diperankan oleh Arumi Bachsin.
May memang memiliki masalah dengan kehidupannya di rumah. Ia dipertemukan dengan Sashi yang dapat meyakinkan dirinya untuk mempercayainya dan menolongnya. Namun Sashi bukanlah remaja pada umumnya, ia memiliki image buruk sebagai mucikari atau yang sering menawarkan teman-temannya untuk menjual diri.
Sashi menolong May dengan mengizinkannya untuk tinggal bersama Sashi. Pekerjaan yang dilakukan Sashi bukanya tidak beralasan namun karena ekonomi yang sulit, ia memilih jalan ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Meskipun terlihat menjerumuskan ke hal tidak baik, Sashi terlihat sayang dengan May dan mendukung May untuk membantu membiayai pengobatan ibunya yang sedang sakit. Tidak ada niatan Sashi untuk menawarkan pekerjaan menjual diri seperti yang ia biasa lakukan.