'Hantu' Thomas Alva Edison Jadi Pemandu di "Kuburan Gadget"

Selama hidupnya, Edison memang dikenal sebagai orang yang paling inovatif. Tapi mengapa 'hantu' Edison muncul di CES 2013?

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Januari 2013, 15:01 WIB
Di ajang Consumer Electronic Show 2013, terdapat 'kuburan' untuk gagdet-gadget yang dianggap mati di tahun 2013. Sebuah hologram menyeramkan bergambar penemu terkenal Thomas Alva Edison pun memandu para pengamat industri teknologi untuk memilih gadget yang layak dikubur tahun ini, selama ajang CES 2013 berlangsung.

Dilansir dari laman LiveScience, Jumat (11/1/2013), kontes bernama "Gadget Graveyard" ini disponsori oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Sebuah iPad mini pun ditawarkan kepada pengunjung CES yang beruntung, jikau mau mampir ke booth mereka dan ikut memilih.

Hingga saat ini, CD-ROM menjadi pemimpin hasil voting yang diprediksi segera mati. Setelah itu menyusul telepon jaringan rumah, radio, MP3 player, dan lainnya.

Bagi mereka yang tidak menghadiri CES 2013 juga bisa memilih secara online melalui Facebook atau situs IEEE. Pemilih bisa berkesempatan memenangkan charger bertenaga matahari senilai US$ 50. Kontes ini berakhir pada 11 Januari, bersamaan dengan penutupan CES 2013.

Kontes "Gadget Graveyard" ini memang tak lazim dihadirkan di CES. Apalagi, beragam inovasi terbaru dihadirkan di acara yang berlangsung di Las Vegas ini.

Lalu, mengapa Thomas Alva Edison yang dipilih sebagai 'pemandu'?

Selama hidupnya, Edison memang dikenal sebagai orang yang paling inovatif. Berbagai hak cipta pun terdaftar atas namanya. Namun, banyak juga kegagalan yang dialami penemu lampu pijar ini. Tentu ini juga untuk mengembalikan semangat para ilmuwan untuk terus berinovasi walau kerap tak berhasil. (GAL)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya