Kecanduan Game Online, Ayah 'Habisi' Anaknya

Kesal dengan anaknya yang kecanduan bermain video game, seorang ayah di China memutuskan untuk mengambil tindakan radikal. Ia menyewa gamer untuk 'menghabisi' anaknya.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 Januari 2013, 09:25 WIB
Lantaran kesal dengan anaknya yang kecanduan bermain video game, seorang ayah di China memutuskan untuk mengambil tindakan radikal. Ia menyewa seorang pembunuh untuk menghabisi anaknya.

Eit, jangan salah sangka dulu. Sang ayah yang bernama Feng ini bukannya membunuh anaknya secara fisik, namun menghabisi karakter game yang dimainkan sang anak.

Dikutip dari Cnet, Senin (7/1/2013), Feng menyewa 'pembunuh' bayaran yang tidak lain adalah gamer yang memiliki keterampilan bermain lebih tinggi, untuk menghabisi karakter video game anaknya.

Langkah ini dilakukan karena sejak sekolah, sang anak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online sampai nilainya jeblok. Bahkan sampai sekarang, sang anak juga terkesan malas-malasan mencari pekerjaan padahal sudah lulus sekolah.

Feng pun mempekerjakan beberapa gamer untuk menghabisi karakter game yang dimainkan anaknya. Feng berharap jika para gamer yang ia bayar terus menerus menghabisi karakter game anaknya, maka sang anak akan menyerah dan bosan, lalu meninggalkan kebiasaannya bermain game dan kemudian mencari pekerjaan.

Sayangnya langkah itu tidak berhasil membuat anaknya menyerah dan berhenti bermain game. Kepada ayahnya, sang anak malah mengungkapkan uneg-unegnya.

"Ini bukan soal saya bermain video game atau tidak. Saya tidak mencari pekerjaan sembarangan, saya hanya butuh waktu untuk menemukan pekerjaan yang cocok untuk saya", ungkapnya.

Mendengar perkataan itu, Feng mengaku lega. Tidak dijelaskan bagaimana kelanjutan perjanjian Feng dengan para gamer yang diminta menghabisi karakter game anaknya itu. (DEW)


POPULER

Berita Terkini Selengkapnya