Liputan6.com, Sidoarjo - Semburan lumpur bercampur air berbau gas membuat resah warga Warga di Dusun Kaliwungu, Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
Semburan lumpur dengan bau gas yang menyengat tersebut berdekatan dengan pengeboran gas milik PT Minarak Brantas Gas.
Advertisement
Salah satu warga mengatakan, semburan keluar Kamis sekitar pukul 20.00 WIB. Semburan terjadi tepat di lokasi proyek PU BM SDA Sidoarjo. Di proyek tersebut ada pekerjaan galian yang dikerjakan oleh PT Liman selaku kontraktor dengan menggunakan ekskavator.
Penggalian itu dilakukan untuk memasang U-ditch, diduga pipa gas yang tertanam terkena ekskavator hingga patah.
“Warga takut, dengar ada semburan itu, warga berhamburan keluar rumah, warga trauma. Jangan sampai kejadian (lumpur) Lapindo terulang di Banjarasri,” kata Mat dikutip dari TimesIndonesia, Jumat (17/12/2021).
Mat menambahkan jika warga berharap kebocoran tersebut bisa segera ditangani, sebab warga takut seperti semburan lumpur Lapindo yang hingga saat ini belum berhenti.
"Kami berharap pihak terkait segera menangani pipa bocor ini, warga trauma," harapnya.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Belum Ada Respons
Sementara pihak PT Minarak Brantas Gas saat di konfirmasi via sambungan Whatshapp belum memberi statemen resmi.
Pihak PU BM SDA Sidoarjo pun sama, belum menjawab pertanyaan sejumlah jurnalis terkait kebocoran pipa gas yang meresahkan warga tersebut. Video semburan lumpur dari dalam tanah tersebut viral di sejumlah media sosial di Kabupaten Sidoarjo.