Berburu Peruntungan di Alun-Alun Yogyakarta

Berjalan di tengah pohon beringin di alun-alun selatan Yogyakarta untuk mengabulkan suatu keinginan, merupakan wisata yang sudah populer. Masuk Dua Beringin atau Masingin merupakan permainan spiritual bahkan tergolong uji nyali.

oleh yeshaDiterbitkan 28 Desember 2012, 18:16 WIB
Citizen6, Yogyakarta: Berjalan di tengah pohon beringin di alun-alun selatan Yogyakarta untuk mengabulkan suatu keinginan, merupakan wisata yang sudah populer. Namun apa jadinya jika permainan yang dinamai "Masangin" tersebut dilakukan secara beramai-ramai oleh ratusan wisatawan yang ada? Pasti terbayang betapa ramai dan penuhnya alun-alun selatan Yogyakarta.

Masuk Dua Beringin atau Masingin merupakan permainan spiritual bahkan tergolong uji nyali. Konon, yang bisa melintas hanyalah orang yang memiliki kebersihan hati. Jika hati bersih, maka pemain akan mulus melintasi dua pohon tanpa hambatan. Begitu juga sebaliknya, jika hati tidak bersih, maka pemain akan berputar-putar atau miring ke kanan dan ke kiri beringin.

Masangin dilakukan dengan cara berjalan melewati dua ringin kurung yang ada di tengah alun-alun dengan mata ditutup. Mitos yang beredar di masyarakat adalah barangsiapa yang mampu melewati dua pohon beringin kembar tersebut maka permohonannya akan terkabul. Hal tersebut menarik perhatian banyak orang terutama di musim liburan seperti sekarang ini.

Banyaknya pengunjung yang memainkan masangin membuat permainan tersebut menjadi uji nyali masal. Para pemain terutama yang percaya mitos peruntungan harus rela konsentrasi mereka terpecah akibat suasana yang tidak hikmat. Bahkan tidak jarang ada pemain yang jalannya diarahkan oleh rekannya yang membuka mata. Hal tersebut membuat  pemain lain ikut terpengaruh. Banyak juga yang bertabrakan satu sama lain dikarenakan padatnya pemain.

Meski permainan masangin sudah tidak semurni dulu fungsinya, namun tidak ada salahnya untuk menjadikannya pilihan wisata di kota istimewa tersebut, dengan catatan tidak pada saat padat pengunjung di musim liburan agar inti dari permainan tersebut dapat anda rasakan betul.  Anda berani mencoba?
(Puji Susanti/YSH)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya