Liputan6.com, Jakarta: Mantan Presiden Abdurrahman Wahid menanggapi datar pernyataan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono tentang gerakan politik radikal yang mencoba menjatuhkan pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri. "Biarin aja-lah kabinet digoyang. Yang goyang semuanya, termasuk yang ngumumin," ucap tokoh Islam moderat ini seusai menghadiri acara yang diadakan Pusat Kajian Australia di Jakarta, Senin (6/1).
Menurut Gus Dur, penilaian yang dilontarkan Susilo Bambang adalah hal lumrah [baca: Yudhoyono: Ada Gerakan Menjatuhkan Presiden Megawati]. Bahkan dia mensinyalir, gerakan menjatuhkan kabinet Megawati bukan hanya dari kelompok radikal tapi juga kalangan lain. Sayangnya, bekas Ketua Umum Nahdlatul Ulama ini tak menyebutkan pihak yang dimaksud.
Sementara itu, Badan Intelijen Negara mencium memang ada gerakan politik radikal yang mencoba melengserkan Megawati tahun ini. Mereka berasal dari kelompok post power syndrom alias kelompok yang tak berkuasa lagi dan golongan beraliran keras.(MTA/Eva Yunizar dan Andi Azril)
Menurut Gus Dur, penilaian yang dilontarkan Susilo Bambang adalah hal lumrah [baca: Yudhoyono: Ada Gerakan Menjatuhkan Presiden Megawati]. Bahkan dia mensinyalir, gerakan menjatuhkan kabinet Megawati bukan hanya dari kelompok radikal tapi juga kalangan lain. Sayangnya, bekas Ketua Umum Nahdlatul Ulama ini tak menyebutkan pihak yang dimaksud.
Sementara itu, Badan Intelijen Negara mencium memang ada gerakan politik radikal yang mencoba melengserkan Megawati tahun ini. Mereka berasal dari kelompok post power syndrom alias kelompok yang tak berkuasa lagi dan golongan beraliran keras.(MTA/Eva Yunizar dan Andi Azril)