Artis Kawakan: Sam Bimbo, Legenda Lagu Religi yang Menghasilkan 200 Album

Nama Sam Bimbo selama ini lebih melekat dengan grup musik Bimbo yang didirikan bersama saudara-saudaranya.

oleh Ruly RiantrisnantoDiperbarui 03 Desember 2021, 22:50 WIB
Sam Bimbo (Deki Prayoga/Bintang.com)

Liputan6.com, Jakarta Beragamnya warna musik Tanah Air sejak pertengahan abad 20, melahirkan satu nama legendaris, terutama di ranah lagu-lagu religi. Ia adalah Samsudin Hardjakusumah yang akrab disapa dengan Sam Bimbo.

Nama Sam Bimbo selama ini lebih melekat dengan grup musik Bimbo yang didirikan bersama saudara-saudaranya, Acil dan Jaka. Hingga hari ini, ketiganya masih tetap eksis di dunia musik.

Selama berkarier dengan saudara-saudaranya di Bimbo, pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, sudah menelurkan banyak lagu bahkan hingga mencapai 200 album.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Mengulik Kehidupan Sam Bimbo

Foto profil Sam Bimbo(Andy Masela/bintang.com)

Selama kariernya bermusik, Sam Bimbo memiliki segudang cerita dan pengalaman seru. Rasanya sangat pantas bagi kita, generasi sekarang untuk mengulik lebih dalam tentang seorang Sam Bimbo beserta saudara-saudaranya.

Bahkan, ada kisah menarik ketika Sam Bimbo dan saudara-saudaranya dicekal oleh pemerintah Orde Baru karena karyanya yang dianggap kritis. Meskipun, saat itu mereka sudah dicap sebagai musikus religi.

Melansir dari berbagai sumber, berikut profil dan kisah seorang Sam Bimbo yang sudah layak disebut sebagai artis kawakan legendaris.


Menyanyi Sejak Kecil

Sam Bimbo (Deki Prayoga/Bintang.com)

Sam Bimbo adalah anak sulung dari tujuh bersaudara di keluarga Hardjakusumah. Pria yang lahir pada 6 Mei 1942 ini adalah anak dari pasangan Raden Dajat Hardjakusumah dan Oeken Kenran.

Kesukaan Sam bernyanyi diikuti oleh adik-adiknya hingga akhirnya dunia musik mereka selami. Mulai dari lagu-lagu seriosa sampai rock and roll sudah menyita perhatian mereka pada dekade akhir 1950-an.

 


Mulai Berkarier

Sambutan hangat para penonton menjadi bukti jika Bimbo menjadi musisi legendaris yang masih eksis hingga kini. Di tengah hantaman musisi luar negeri dan trend silih berganti, Bimbo tetap bertahan. (Deki Prayoga/Bintang.com)

Pada tahun 1958, Sam yang masih SMA, membentuk sebuah band bersama salah satu adiknya, Acil, yang memenangkan festival di sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat.

Setelah lulus sekolah, Sam yang kuliah di ITB (Institut Teknologi Bandung) jurusan Seni Rupa, membentuk band baru bersama Acil yang bernama Aneka Nada.

 


Bersama Putra Presiden RI Pertama Soekarno

Putra-putri Soekarno, Guntur dan Sukma ikut menghadiri Gala Primer Soekarno. Sebuah film yang menceritakan tentang sepak terjang ayahnya. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Istimewanya, di dalam band ini terdapat Guntur Sukarnoputra, putra dari Presiden RI pertama, Soekarno. Guntur adalah teman kampus Sam kala itu.

Lanjut Baca:

Sam dan rekan-rekannya di Aneka Nada melakukan rekaman pertama kali dengan lagu berjudul "Kampungku". Lagu ini dibuat di tengah larangan musik "berisik" oleh pemerintahan Soekarno. Setelah diputar di RRI Bandung, lagu yang direkam melalui Lokananta Solo ini menjadi awal dari kepopuleran seorang Sam Bimbo di dunia musik Tanah Air.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya