Orang-orang antre untuk divaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Lenasia South, dekat Johannesburg, Rabu (1/12/2021). Dokter Afrika Selatan mengatakan peningkatan pesat dalam kasus COVID-19 yang dikaitkan dengan varian baru omicron tampaknya hanya menyebabkan gejala ringan. (AP Photo/ Shiraaz Mohamed)
Pekerja memastikan orang-orang menjaga jarak saat antre untuk divaksinasi COVID-19 di RS Lenasia South, dekat Johannesburg, Rabu (1/12/2021). Dokter Afrika Selatan mengatakan peningkatan pesat kasus COVID-19 yang dikaitkan dengan varian baru omicron memiliki gejala ringan (AP Photo/ Shiraaz Mohamed)
Seorang perempuan divaksinasi COVID-19 di Lawley, selatan Johannesburg, Afrika Selatan, Rabu (1/12/2021). Para ilmuwan mengatakan perlu waktu berminggu-minggu sebelum mereka lebih memahami betapa berbahayanya varian baru omicron. (AP Photo/ Shiraaz Mohamed)
Orang-orang berbaris untuk divaksinasi COVID-19 di Lawley, selatan Johannesburg, Rabu (1/12/2021). Dokter Afrika Selatan mengatakan peningkatan pesat dalam kasus COVID-19 yang dikaitkan dengan varian baru omicron tampaknya hanya menyebabkan gejala ringan. (AP Photo/ Shiraaz Mohamed)
Seorang wanita divaksinasi COVID-19 di Rumah Sakit Lenasia South, dekat Johannesburg, Rabu (1/12/2021). Dokter Afrika Selatan mengatakan peningkatan pesat dalam kasus COVID-19 yang dikaitkan dengan varian baru omicron tampaknya hanya menyebabkan gejala ringan. (AP Photo/ Shiraaz Mohamed)