Hari AIDS Sedunia 1 Desember: Sederet Selebriti Ini Tunjukkan Dukungan Bagi Para Penderita AIDS

1 Desember dikenal sebagai Hari AIDS Sedunia. Sederet artis ini berikan kontribusi serta dukungan kepada para penderita AIDS.

oleh Liputan6.comDiperbarui 01 Desember 2021, 14:36 WIB
Rihanna makin serius di dunia fashion. (dok.Instagram @badgalriri/https://www.instagram.com/p/B2fIZIBHCm4/Henry)

Liputan6.com, Jakarta 1 Desember merupakan Hari AIDS Sedunia, yang sudah didirikan sejak tahun 1988 untuk mendorong orang-orang di seluruh dunia untuk bersatu dalam memerangi HIV dan menunjukkan dukungan bagi orang yang hidup berdampingan dengan HIV.

Sejak virus pertama kali diidentifikasi pada tahun 1984, sudah lebih dari 35 juta orang di seluruh dunia telah meninggal dunia karena AIDS.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh IPSOS musim gugur ini di Kanada mengungkapkan bahwa muda-mudi yang aktif secara seksual, berusia 18 hingga 29 tahun, memiliki keyakinan bahwa kebersihan yang baik akan melindungi mereka dari terinfeksi HIV.

Terlepas dari segala hal itu, selebriti memiliki dampak yang kuat untuk menyampaikan pesan, terutama kepada generasi muda. Simak beberapa selebriti yang memberikan aktivismenya di bulan Desember guna mendukung dan meningkatkan kesadaran akan epidemi di seluruh dunia ini.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Elton John

Legenda pop Elton John tampil bernyanyi sambil bermain piano sebelum mengadakan konferensi pers di New York (24/1). Pria 70 tahun ini tercatat sebagai salah satu musisi dengan penjualan terlaris sepanjang masa. (AFP/Timothy A. Clary)

Penyanyi ini mendirikan Elton John AIDS Foundation pada tahun 1992 yang mendukung kegiatan amal dan program di 55 negara di seluruh dunia dan telah mengumpulkan lebih dari $125 juta (Rp. 1,7 triliun).

Ia juga menyelenggarakan banyak penggalangan dana sepanjang tahun, teramsuk pesta pasca-Grammy dan pasca-Oscar yang menarik banyak A-lister.

Salah satu penggalangan dananya, The Vision Benefit di New York pad abulan November lalu, dan mengumpulkan $3,15 juta (Rp. 45 miliar) untuk mendukung layanan HIV/AIDS di seluruh Amerika Serikat dan Karibia.

Pada Hari AIDS Sedunia, ia mengadakan acara amal lainnya di London, The Radical Eye EJAF untuk menggalan dana.


Pangeran Harry dan Rihanna

Pangeran Harry hadir di peringatan Anzac Day di Westminster Abbey, London, Inggris, 25 April 2019. (VICTORIA JONES / POOL / AFP)

Mendiang ibunya, Putri Diana, mendukung para penderita AIDS di eranya ketika hal tersebut masih belum populer untuk dilakukan. Putri Diana pernah terlihat dalam suatu doto memeagang seorang pasien di rumah sakit yang sekarat karena penyakit itu.

Gambar itu meyakinkan publik bahwa penyakit AIDS tidak menular melalui kontak biasa dan juga membantu melawan stigma penyakit ini.

Lanjut Baca:

Saat tur kerajaan di Barbados yang pada waktu itu bertepatan dengan Hari AIDS Sedunia, Pangeran Harry mengunjungi pusat drop-in HIV untuk melakukan tes darah HIV secara langsung. Ia ingin menunjukkan betapa mudah dan pentingnya tes itu dan bagaimana obat antiretroviral dapat membantu memerangi virus. Penyanyi pop Rihanna juga berada di negara asalnya Barbados pada waktu yang sama dengan Pangeran Harry dan bergabung dengannya di pusat drop-in HIV di Bridgetown, ibu kota negara itu. Dia juga setuju untuk melakukan tes HIV dan langsung mendorong banyak orang untuk melakukan tes itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya