Pemain Ungkap Situasi Aneh di Manajemen MU Jelang Kedatangan Rangnick, Apa Itu?

MU tidak terkalahkan dalam dua pertandingan sejak Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer sementara.

oleh AY YustiawanDiterbitkan 29 November 2021, 17:00 WIB
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford mengumpan bola dari kawalan dua pemain Chelsea Reece James, dan Trevoh Chalobah selama pertandingan lanjutan Liga Inggris di di stadion Stamford Bridge, London, Senin (29/11/2021). Chelsea bermain imbang atas MU 1-1. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU sudah memutuskan memecat Ole Gunnar Solskjaer dan kemudian menunjuk Michael Carrick untuk menangani Cristiano Ronaldo cs. Selanjutnya, klub Liga Inggris ini, akan menunjuk manajer interim hingga akhir musim ini.

MU dikabarkan menginginkan Ralf Rangnick sebagai manajer interim. Juru taktik berusia 63 tahun ini sekarang menjabat sebagai kepala olahraga dan pengembangan Locomotiv Moscow.

Ralf Rangnick dilaporkan setuju dengan tawaran United. Mantan pelatih RB Leipzig itu akan bergabung selama enam bulan, dengan tambahan dua tahun sebagai konsultan.

Namun, kiper David de Gea mengakui ketidakpastian manajerial di MU agak aneh. Tapi, dia menegaskan para pemain masih mendekati setiap pertandingan secara profesional.

MU tidak terkalahkan dalam dua pertandingan sejak Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer sementara. Namun, klub tetap diperkirakan akan segera menunjuk Ralf Rangnick sebagai bos sementara mereka hingga akhir musim.


Tak Ideal

Bintang MU Ronaldo berdebat dengan bek Chelsea Thiago Silva pada lanjutan Liga Inggris (AP)

Rencana sementara adalah Rangnick memimpin MU hingga Mei mendatang sebelum dia digantikan oleh penunjukan manajer permanen menjelang jendela transfer musim panas.

Itu berarti MU akan memiliki empat manajer berbeda dalam waktu kurang dari setengah tahun. Tentu ini bukan situasi yang ideal pada saat mereka membutuhkan stabilitas penting.


Agak Aneh

Satu menit kemudian Chelsea kembali memperoleh peluang melaui Callum Hudson-Odoi. Usai memanfaatkan kesalahan Aaron Wan-Bissaka, sepakannya dari jarak dekat masih dapat ditepis David De Gea. (AP/Kirsty Wigglesworth)

De Gea mengakui situasinya memang tidak ideal, tetapi dia menegaskan skuad United akan terus melakukan hal-hal dengan cara yang benar terlepas dari siapa yang bertanggung jawab.

"Agak aneh, tapi kami adalah pemain profesional," katanya kepada Sky Sports. “Kami berlatih dengan baik, bermain dengan benar. Kami bermain di bawah tekanan juga dan itulah Manchester United.


Lebih Kuat

David de Gea - Lolosnya Spanyol ke Piala Dunia 2022 membuat kiper Manchester United ini mempunyai kesempatan bermain di pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut. Untuk sekedar informasi, sepanjang kualifikasi De Gea belum sekalipun bermain lantaran kalah bersaing dengan Unai Simon. (AFP/Oli Scaff

“Kita akan melihat apa yang terjadi di masa depan, tetapi saat ini, kami adalah tim, kami merasa seperti kami semua bersama dan berjuang untuk hal yang sama," kata De Gea.

"Saat ini, Carrick dan kami bersamanya ... Kami masih kebobolan banyak peluang, tetapi tim bersama-sama. Ini akan membuat kami lebih kuat."


Peringkat

Pada menit ke-69 Chelsea mendapat hadiah penalti usai Thiago Silva dilanggar Aaron Wan-Bissaka di dalam kotak penalti. Jorginho yang menjadi eksekutor berhasil memperdaya David De Gea. Skor pun berubah 1-1. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya