Gelisah dan Takut Kiamat Maya? Lakukan Tips Ini!

Direktur Pelatihan Klinis dan Jasa Kecemasan di Linden Oaks, Joann Wright, PhD, berbagi tips dalam mengelola kecemasan menghadapi informasi akan terjadinya akhir dunia dan bencana lainnya.

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Desember 2012, 18:33 WIB
Mungkinkah kiamat benar-benar akan terjadi pada 21 Desember 2012? Ataukah pada tanggal itu sama saja dengan hari-hari biasanya? Pada tanggal tersebut, menurut kalender Maya kuno diprediksi akan terjadi kiamat. Prediksi itu bisa menyebabkan kegelisahan dan ketakutan.

Direktur Pelatihan Klinis dan Jasa Kecemasan di Linden Oaks, Joann Wright, PhD, berbagi tips dalam mengelola kecemasan menghadapi informasi akan terjadinya akhir dunia dan bencana lainnya seperti dikutip Situs Edward Hospital, Jumat (20/12/2012).

1. Menerima rasa ketakutan

Kegelisahan dan fobia bisa memakan diri sendiri dan semakin memburuk. Tak peduli seberapa nyaman, cobalah mengelola ketakutan sehingga Anda bisa tetap hidup, bukan menghindarinya. Temukan bagian kehidupan yang paling penting bagi Anda sehingga Anda bisa beradaptasi dengan situasi.

2. Ilmu pengetahuan adalah kekuatan

Orang-orang memprediksi akhirnya dunia sebagai awal bagi umat manusia. Faktanya, salah satu prediksi kiamat yang pertama direkam pada 634 SM. Google menunjukkan prediksi akhir dunia ada 167 tanggal, dan sejak 2000 sebanyak 17.

3. Yakinkan anak Anda atau orang yang Anda cintai

Jika anak Anda atau orang kesayangan Anda cemas, tunjukkan perhatian dan kepedulian Anda. Bersama-sama, bacalah artikel dan menonton acara yang menyebabkan dia khawatir dan diskusikanlah.

Saat itu, berhati-hatilah dalam menyampaikan pesan kepada anak Anda tentang situasi yang membuatnya takut. Apakah perkataan, bahasa tubuh, atau suara Anda menunjukkan kecemasan juga? Anda dapat melakukan komunikasi baik verbal maupun non-verbal dalam memberikan jaminan dan keamanan.

4.Bicaralah dengan seseorang

Pastikan menceritakan kecemasan Anda dengan seseorang. Jika kecemasan Anda mulai mengganggu fungsi keseharian Anda, carilah konselor profesional. (MEL/IGW)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya