Liputan6.com, Jakarta Han Seo Hee dikenal sebagi "mimpi buruk" bagi para penggemar K-pop. Ia diketahui merupakan mantan trainee idol K-pop yang sempat dipersiapkan untuk debut pada tahun 2018.
Namun, dia tidak dapat debut karena beberapa alasan, lalu sering membeberkan sejumlah tuduhan dan isu dalam industri K-pop. Sepanjang 2020, Han Seo Hee melayangkan tuduhan ini kepada sejumlah artis Korea, terutama seleb pria.
Advertisement
Berikut adalah idol K-pop yang terlibat dalam kontroversi dengannya. Ada yang hanya terseret dalam pusaran gosip, tapi ada pula karier idol yang nyaris hancur karena campur tangannya. Siapa saja?
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
1. T.O.P Bigbang
Nama Han Seo Hee pertama kali disebut bersama dengan T.O.P Bigbang, yang pada waktu itu sedang menjalani wajib militer, mengenai kasus ganja.
Menurut Dispatch, keduanya sempat berkencan dan merokok ganja bersama. Meskipun sang idol mengakui keterlibatannya dalam kasus tersebut, ia akhirnya dimaafkan oleh penggemar dan netizen.
Namun, kontroversi ini menjadi salah satu alasan mengapa T.O.P tidak kembali ke dunia musik untuk sementara waktu.
2. V BTS
Berkat kerja kerasnya, V BTS begitu dicintai oleh banyak penggemar dan netizen saat ini. Namun Han Seo Hee pernah mengungkap tuduhan yang membahayakan reputasi V.
Han Seo hee mengklaim pada 2018 melalui siaran langsung, bahwa ia bertemu V di klub malam ketika dia berusia 19 tahun.
Keduanya diketahui seumuran, dan bila tuduhan itu benar, artinya V pergi ke klub meski masih di bawah umur. Menurut Seo Hee, model Kim Ki Bum yang membawa V ke klub.
Namun, tidak ada bukti yang ditemukan, dan penggemar mengklaim bahwa Han Seo Hee sedang mencari perhatian.
3. B.I Eks iKON atau Hanbin
Pada tahun 2019, bintang K-Pop Hanbin yang sedang naik daun di bawah naungan YG Entertainment dituduh membeli dan menggunakan ganja serta LSD (Asam Lisergat Dietilamida) dari seorang mantan trainee YG yang disebut "A" pada tahun 2016.