Termasuk Cristiano Ronaldo, Ini 5 Pesepak Bola Paling Egois

Cristiano Ronaldo memiliki teknik, kecepatan, dan akurasi yang luar biasa. Namun, bintang Man Utd itu adalah salah satu pesepak bola yang egois.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 04 November 2021, 08:00 WIB
Pemain Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol pembuka pada pertandingan Liga Inggris melawan Newcastle United di Old Trafford, Sabtu, 11 September 2021. (AP Photo / Rui Vieira)

Liputan6.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo menjadi bintang sekaligus penyelamat Manchester United saat melawan Atalanta pada leg kedua penyisihan Grup F Liga Champions. Dia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+1 untuk membuat laga berakhir imbang 1-1.

Bermain di Gewiss Stadium, Rabu (3/11/2021), dini hari WIB, MU tertinggal dua kali dari Atalanta pada menit ke-12 dan 56 masing-masing lewat gol Josip Ilicic serta Daniel Zapata. Tetapi, dua kali juga Ronaldo membalas dua gol tuan rumah.

Pesepak bola Portugal ini memiliki teknik, kecepatan, dan akurasi yang luar biasa. Namun, bintang Man Utd itu merupakan salah satu pemain yang egois, meski sesekali membuat umpan kunci untuk menjadi gol seperti kepada Edinson Cavani saat melawan Tottenham Hotspur.

Biasanya, pemain egois adalah penggiring bola yang hebat dan penyerang brilian. Twrapi, keegosian mereka dapat dengan mudah membuat tekan satu timnya gelisah.

Terkadang, mereka bisa menebus semua keegoisannya dengan mencetak gol tunggal yang gemilang. Tetapi jika gagal mencetak gol, semua orang di tim bisa frustrasi.

Termasuk Cristiano Ronaldo, berikut 5 pesepak bola paling egois seperti dikutip dari Sportskeeda.

 


5. Vinicius Junior (Real Madrid)

Pemain Real Madrid Vinicius Junior mencoba menerobos pertahanan Osasuna saat pertandingan La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, Kamis (28/10/2021) dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Vinicius Jr. memiliki semua kualitas hebat yang dibutuhkan pemain egois untuk sukses. Dia serba bisa, cepat, eksplosif, dan mampu berlari ke arah lawan serta melewati mereka.

Meski Vinicius telah membantu timnya dengan beberapa assist, dribbling dan konsistensinya dalam memotong untuk mencari tembakan membuatnya menjadi pemain yang agak egois.

Namun, Vinicius tidak benar-benar mahir dalam menemukan gawang. Musim ini, dia melakukan sekitar lima tembakan per laga dalam tiga pertandingan di Liga Champions dan hanya mencetak dua gol.

Semua dribbling dan keegoisan pada bola tidak akan banyak berguna jika bintang muda Real Madrid itu gagal mencetak gol. Jika dia meningkatkan ini, Vinicius akan menjadi bintang nyata.

 


4. Zlatan Ibrahimovic (AC Milan)

Zlatan Ibrahimovic bereaksi selama pertandingan sepak bola Seri A antara Roma dan AC Milan di stadion Olimpiade Roma, di Roma, Minggu, 31 Oktober 2021. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Zlatan Ibrahimovic menikmati bentuk terbaik dalam kariernya ketika bermain di Paris Saint-Germain (PSG). Dia mencatat 13 assist dalam satu musim.

Di awal kariernya, pemain berusia 40 tahun tersebut bahkan pernah dimainkan sebagai striker pendukung dan playmaker kreatif. Namun, tahun-tahun itu sudah lama berlalu, dan Ibrahimovic sekarang memiliki satu tujuan untuk setiap tim yang diperkuatnya: mencetak gol.

Lanjut Baca:

Ketika bermain untuk Manchester United, legenda Liverpool Phil Thompson menyebut Ibrahimovic sangat egois. "Dia melakukan 15 tembakan dalam satu pertandingan dan ada orang lain di posisi yang lebih baik," katanya. Namun, Ibrahimovic tetap tidak terganggu oleh tuduhan tersebut. "Apakah saya egois? Saya harus, ada banyak raja tetapi hanya ada satu tuhan dan itu saya," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya