Tabrakan Beruntun di Cirebon, Enam Tewas

Enam orang tewas dan tiga lainnya terluka pada kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil di jalur pantura Cirebon. Kecelakaan itu berawal dari Bus Santoso jurusan Semarang-Jakarta yang melaju kencang.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Desember 2002, 06:08 WIB
Liputan6.com, Cirebon: Enam orang tewas dan tiga lainnya terluka pada kecelakaan beruntun yang melibatkan empat mobil di jalur pantura Cirebon kilometer 15 di Desa Bendungan, Kecamatan Astanajapura, Jawa Barat, Selasa (24/12). Lima penumpang Opel Blazer tewas, sedangkan seorang penumpang bus meninggal di rumah sakit dan tiga orang dirawat.

Para penumpang Opel antara lain Heri Juliawan, Herlina, dan Calvin. Ketiganya beralamat di Kompleks Bank Rakyat Indonesia, Purwoyoso, Semarang, Jawa Tengah. Dua orang lainnya yakni Rumsiah, warga Karangjunti, Losari, Brebes, dan Taryuni, warga Sidaresmi Ciledug, Cirebon.

Kepala Kepolisian Sektor Astanajapura Inspektur Satu Polisi Ivan Prawira Satya Putra menyatakan, kecelakaan itu berawal dari Bus Santoso bernomor polisi AA 2548 CA yang melaju kencang dari Semarang menuju Jakarta. Bus tersebut menabrak bagian belakang truk fuso yang sarat muatan dan menyebabkan truk masuk sawah.

Saat bus melintang di tengah median jalan, datang Opel Blazer bernomor polisi H 7746 ES dari arah yang sama. Sopir Opel tidak bisa menghindar. Kendaraan itu menabrak bis hingga terguling melewati meridian jalan. Pada saat yang sama, muncul truk tronton yang menyeret Opel. Kini sopir Bus Santoso dan kedua sopir truk ditahan di Markas Kepolisian Sektor Cirebon untuk dimintai keterangan.(COK/Ridwan Pamungkas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya