Liputan6.com, Jakarta Usai tundukkan China dengan skor telak 3-0, tim Indonesia berhasil membawa pulang piala Thomas Cup 2020 usai 19 tahun penantian. Namun publik menyebut bahwa kemenangan tim Indonesia kali ini serasa ada yang kurang lantaran bendera Merah Putih tak bisa berkibar seiring dengan lagu Indonesia Raya dikumandangkan.
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto adalah penyumbang 1 poin untuk Indonesia di babak final. Duduki peringkat 7 dunia, Fajar Alfian/Rian Ardianto bukan atlet baru di dunia olahraga bulu tangkis. Fajar/Rian bahkan sudah pernah sabet medali perunggu SEA Games tahun 2017.
Advertisement
Namun belum lama ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menjadi trending topic di Twitter dan bikin warganet kesal. Penyebabnya, Menpora salah menyebut Fajar Alfian/Rian Ardianto sebagai pemain tunggal baru Indonesia.
Mendengar hal tersebut, Menpora pun menjawab bahwa bukan tidak mengenal Fajar/Rian tetapi menurutnya yang lebih banyak dikenal adalah peringkat 1 dan 2 dunia yakni Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan.
“Sebab yang sudah dikenal ini kan ganda kita yang ada di peringkat atas, pasti lawan kita, China mereka sudah hafal dengan pola permainan (ganda peringkat 1 dunia).” Tutur Menpora dikutip dari Liputan6 Talks.
“Mungkin saja, taktik pelatih, ini yang diturunkan, sehingga agak mengecoh begitulah kira-kira begitu. Jadi itu yang saya maksudkan, bukan tidak ada yang kenal dengan mereka.” Tambahnya.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang potret ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto salah satu penyumbang poin di babak final Thomas Cup 2020, Kamis (21/10/2021).