Liputan6.com, Jakarta: Kota Jakarta dirundung enam kasus keracunan, mulai dari makanan yang tercemar bakteri hingga menghirup udara beracun, selama 2002. Kasus terakhir adalah keracunan akibat menghirup gas beracun yang ditimbulkan asap kendaraan bermotor di Carrefour Ratu Plaza, Jakarta, pekan silam.
Menteri Kesehatan Achmad Sujudi di Jakarta, Sabtu (21/12) pagi, menilai enam kasus keracunan tersebut luar biasa dan seharusnya tak terajdi dalam kehidupan warga Ibu Kota. Sebab, selama ini sarana dan prasarana kehidupan yang modern tersedia di Jakarta.
Dia menjelaskan, khusus kasus keracunan makanan, umumnya disebabkan bakteri coli yang menyebar lewat tinja dan air yang kebersihannya tak terjaga. Bakteri coli mudah berkembang biak di lingkungan warga yang tak memperhatikan kebersihan, terutama sanitasi.
Namun demikian, Sujudi mengaku masih bersyukur enam kasus keracunan itu tak menimbulkan korban jiwa. Untuk mencegah kasus serupa, Menkes mengimbau warga berpola hidup sehat dengan memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan.(SID/Christiyanto dan Binsar Rahadian)
Menteri Kesehatan Achmad Sujudi di Jakarta, Sabtu (21/12) pagi, menilai enam kasus keracunan tersebut luar biasa dan seharusnya tak terajdi dalam kehidupan warga Ibu Kota. Sebab, selama ini sarana dan prasarana kehidupan yang modern tersedia di Jakarta.
Dia menjelaskan, khusus kasus keracunan makanan, umumnya disebabkan bakteri coli yang menyebar lewat tinja dan air yang kebersihannya tak terjaga. Bakteri coli mudah berkembang biak di lingkungan warga yang tak memperhatikan kebersihan, terutama sanitasi.
Namun demikian, Sujudi mengaku masih bersyukur enam kasus keracunan itu tak menimbulkan korban jiwa. Untuk mencegah kasus serupa, Menkes mengimbau warga berpola hidup sehat dengan memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan.(SID/Christiyanto dan Binsar Rahadian)