Puluhan Rumah di Kota Bogor Rusak Diterjang Puting Beliung

Puluhan rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung tersebut tersebar di tiga kelurahan.

oleh Achmad SudarnoDiterbitkan 22 September 2021, 12:14 WIB
Rumah warga di Perumahan Pusaka Nambo, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang rusak parah disapu angin puting beliung, Minggu (8/12/2019) petang. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta Sedikitnya 44 rumah warga di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Selasa (21/9/2021) sore.

Puluhan rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung tersebut tersebar di tiga kelurahan. Kerusakan rumah umumnya di bagian atap karena terhempas angin.

BACA JUGA: Puting Beliung Terjang Kawasan Industri

Erik Prayoga, warga Kampung Tajur, Kelurahan Pakuan menuturkan peristiwa puting beliung terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, ia sedang beristirahat di dalam kamar.

Kemudian dia terbangun karena mendengar anaknya yang sedang mandi tiba-tiba mengumandangkan adzan. Ia lalu beranjak dari kamar dan melihat di luar angin berhembus sangat kencang bahkan hingga membuat atap seng rumah orantuanya itu terbang.

"Atap rumah kami dan milik tetangga juga pada terbang lalu jatuh," kata Erick, Rabu (22/9/2021).

Sementara itu, Camat Bogor Selatan, Hidayatullah, menyebutkan sedikitnya 44 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

"Ada tiga kelurahan yang terdampak puting beliung, yaitu Kelurahan Muarasari, Harjasari, dan Pakuan," ujar Hidayatullah.

Tercatat di Kelurahan Muarasari sebanyak sembilan rumah mengalami rusak ringan dan sedang. Kemudian di Harjasari dilaporkan 25 rumah rusak dan di Kelurahan Pakuan 10 rumah rusak.

 

Dalam Proses Perbaikan

Untuk rumah warga yang mengalami kerusakan, saat ini masih dalam proses perbaikan secara gotong royong dibantu tim gabungan dari BPBD, Tagana dan para relawan.

"Kami juga mengarahkan warga yang terdampak parah untuk sementara tinggal di tempat keluarga ataupun tetangga. Kemudian memberikan bantuan natura dan terpal guna penanganan sementara," pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya