Jay Subiyakto Kemas Forestra Musik Festival jadi Film Dokumenter

Jay Subiyakto menjadi Creative Director Forestra.

oleh Aditia SaputraDiperbarui 12 Agustus 2021, 16:29 WIB
Jay Subiyakto (Liputan6.com/Panji Diksana)

Liputan6.com, Jakarta Pandemi Covid-19 melumpuhkan  industri hiburan Tanah Air. Namun semuanya musti berjuang untuk kelangsungan hidupnya masing-masing.  Forestra dengan Orchid Forest Cikole mencoba membantu menyemangati melalui pertunjukan musik dalam bentuk festival musik.

Forestra berkomitmen untuk mempersembahkan kembali keajaiban pengalaman musik melalui BicaraForestra. Ini adalah dokumenter yang digarap dengan apik tentang penyelenggaraan Forestra yang diadakan di 2019 (tahun kedua digelarnya Forestra) di Orchid Forest Cikole, Bandung, Jawa Barat pada tanggal 28 September 2019 lalu.

Berdasarkan pengalaman itu, Forestra kembali dieksekusi oleh tim profesional yang menjadi elemen kunci untuk menjalankan perhelatan ini sesuai dengan rancangan yang dibuat. Jay Subyakto juga menjadi Creative Director Forestra, bersama dengan Iwan Hutapea (Lighting Director), Inet Leimena (Show Director), Taba Sanchabakhtiar (Multimedia Director), Joni B.S. Nugroho (Stage Production Builder & Co-producing Event), Toto Arto (Technical Director), dan Alvyn (Projector Team) yang telah bekerja sama menciptakan mahakarya musikal ini. 

“Ke depannya, kalau bisa semua taman nasional mengajarkan ke masyarakat untuk melindungi dan menghormati alam, saya kira itu perlu untuk jadi suatu agenda nasional. Selalu berpikir dari diri sendiri, jangan hanya mengekor apa yang dilakukan oleh barat apalagi hanya membeli lisensi festival music dari luar,” ujar Jay Subiyakto saat jumpa pers secara virtual, baru-baru ini.

 


Peduli

Jay Subiyakto dan Barry Akbar saat jumpa pers secara virtual.

Orchid Forest Cikole sangat peduli dengan kelangsungan hidup lingkungan. Tanggal 10 Agustus 2021 menjadi waktu yang pas untuk merilis dokumenter ini karena bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional – 10.08.2021 yang mana dibagi menjadi 3 episode melalui kanal YouTube kami; Orchid Forest Cikole. Tayangannya dibagi menjadi 3 waktu yang berbeda yaitu pada jam 10:00, 20:00, dan 21:00 karena kami ingin merepresentasikan waktu yang sama pada tanggal tersebut.

Tiap episode menceritakan pengalaman yang berbeda satu sama lain. Episode pertama menggambarkan reaksi mereka saat pertama kali mendengar konsep membawa musik orkestra ke alam.

Episode kedua mengajak kita untuk mendengar bagaimana desain teknis panggung megah di realisasikan. Episode terakhir berisikan dengan harapan dan mimpi untuk mewujudkan kembali perhelatan musik akbar ini dan Indonesia yang lebih baik. Waktu yang bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional pun diambil untuk mengingatkan kembali semangat anak muda akan pentingnya kesadaran akan mencintai alam yang kian hari kian kurang diminati oleh generasi muda.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya