Liputan6.com, Seoul - Mnet kembali menghadirkan kompetisi untuk debut sebagai idola K-Pop, kali ini bertajuk Girls Planet 999. Tayang perdana pada Sabtu (7/8/2021), acara ini langsung menarik perhatian penggemar K-Pop. Apalagi Mnet sebelumnya sukses membuat acara serupa, Produce 101, meski berakhir dengan kontroversi.
Hal pertama yang menarik, para pengisi acaranya. Dua senior di ranah K-Pop, Tiffany Young yang merupakan anggota SNSD dan Sunmi eks Wonder Girls, tampil di sini.
Advertisement
Mereka ditemani bintang Hotel de Luna, Yeo Jin Goo, sebagai MC di acara yang tayang di Indonesia lewat iQiyi ini. Ada sejumlah hal dan momen menarik dari episode pertama yang telah tayang pekan lalu. Apa saja?
Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
1. Kaitan Para Kontestan
Para peserta Girls Planet 999 berasal dari tiga negara: China, Korea, dan Jepang. Yang menarik, cara memperkenalkan para kontestan bukan berdasarkan agensi maupun asal negara.
Tiga peserta dari masing-masing negara dimasukkan dalam satu grup berdasarkan kesamaan di antara mereka. Ada yang sama-sama berada di posisi vokal, menggemari Twice atau SNSD, hampir debut, bahkan ada yang punya bakat menirukan suara tokoh kartun Shinchan.
2. Serupa Tapi Tak Sama dengan Produce 101
Girls Planet 999 punya sejumlah kesamaan dan perbedaan dengan Produce 101. Tetap ada mentor dan juga voter tapi dengan sebutan berbeda. Voter misalnya, disebut sebagai Guardians.
Suara dari Guardians akan menentukan posisi para kontenstan, termasuk di sembilan tempat teratas.
Perbedaan yang mencolok adalah setiap peserta dibagi dalam kelompok yang disebut sel. Kelompok ini beranggotakan tiga orang dari masing-masing negara. Proses eliminasi akan dilangsungkan di tingkat sel, dan ketiga anggotanya akan tersingkir. Namun posisi sel di episode pertama dapat diubah ke depannya.
3. Kemampuan Sang K-Pop Master
Dalam acara ini, Tifanny dan Sunmi mendapat tugas sebagai K-Pop Master. Saat melakukan tugasnya, mereka benar-benar memperlihatkan kemampuan sebagai masternya K-Pop.
Sunmi misalnya, mampu "membaca" aura bintang para kontestan sebelum tampil. Sementara mata elang Tiffany berhasil menangkap kesalahan para peserta saat membawakan lagu di panggung.