Pasokan Listrik Batam Bertambah 24,3 Megawatt

PLN Batam kini memiliki pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Panaran berkapasitas 3x8,1 megawatt atau 24,3 MW. Dengan bertambahnya pasokan listrik diharapkan bisa menarik investor masuk.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 November 2012, 09:55 WIB
Liputan6.com, Jakarta: PLN Batam kini memiliki pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Panaran berkapasitas 3x8,1 megawatt (MW) atau 24,3 MW senilai Rp 179,8 miliar.

Direktur Utama PLN Batam  Dadan Kurniadipura, mengatakan pengoperasian pembangkit ini dapat memperkuat pasokan listrik di wilayah Batam dan sekitarnya.

Kehadiran PLTMG Panaran juga dapat menurunkan biaya pokok produksi listrik perseroan. Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan pembangkit yang berkelanjutan dalam kurun waktu 2011-2016 di sistem Batam.

"Dengan semakin meningkatnya pasokan dan keandalan listrik di Batam, diharapkan dapat menarik investor dalam dan luar negeri ke Batam," kata Dadan dalam siaran persnya, Sabtu (24/11/2012).

Proyek pembangunan PLTMG Panaran 3 x 8,1 MW dimulai dikerjakan pada 10 Oktober 2011 dan pemancangan pondasi engine pertama dilaksanakan pada 30 Januari 2012, setelah melalui tahap engineering dan procurement.  Adapun pelaksana rekayasa, pengadaan, dan konstruksi  (EPC) PLTG Panaran adalan Konsorsium PT Medco Power Indonesia, PT Dalle Engineering Construction dan PT Top Deal International.

Bersamaan dengan diresmikannya PLTMG Panaran, diadakan pula peletakan batu pertama MEB Combine Cycle Power Plant (CCPP) dan Chiller di site Panaran.  Proyek MEB CCPP ini akan menambah kapasitas sebesar 30 MW, melalui penggunaan chiller sebesar 8 MW dan combined cycle sebesar 22 MW, sehingga kapasitas total yang akan dihasilkan oleh Panaran I setelah dioperasikannya combined cycle tersebut adalah sebesar 85,5 MW.

Kontrak jual beli listrik MEB CCPP dan Chiler Project ini telah ditandatangani pada 15 Oktober 2012. Dengan rincian, chiller dapat dioperasikan dalam waktu 12 bulan dan combined cycle dalam waktu 24 bulan setelah ditandatanganinya kontrak jual beli listrik.
 
Direktur Utama Medco Power Fazil E Alfitri menyatakan penyelesaian proyek tersebut merupakan wujud komitmen Medco Power dalam menyediakan pelayanan listrik kepada masyarakat, khususnya Batam. "Ini merupakan sebagian langkah Medco Power dalam mewujudkan pemenuhan kebutuhan listrik nasional," jelas Fazil dalam rilis tersebut. (IGW)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya