Pantauan udara memperlihatkan volume air waduk yang menyusut parah di Danau Oroville di Oroville, California pada (1/6/2021). Musibah kekeringan ekstrem di California telah membuat ketinggian air di waduk tersebut turun dengan cepat. (AFP/Justin Sullivan)
Garis air terlihat di tepi curam Danau Oroville saat seorang nelayan mengapung di Oroville, California (1/6/2021). Volume air waduk Danau Oroville yang terus menyusut saat ini menyisakan kapasitas 38 persen. (AFP/Justin Sullivan)
Pantauan udara memperlihatkan pohon-pohon yang terbakar di tepi Danau Orovilledi Oroville, California (1/6/2021). Menyusutnya Danau Oroville juga diperparah dengan kebakaran hutan beberapa waktu lalu yang membuat pepohonan hingga bangunan di sekitar waduk hangus terbakar. (AFP/Justin Sullivan)
Pantauan udara memperlihatkan volume air waduk yang menyusut parah di Danau Oroville di Oroville, California pada (1/6/2021). Musibah kekeringan ekstrem di California telah membuat ketinggian air di waduk tersebut turun dengan cepat. (AFP/Justin Sullivan)
Sebuah pembatas yang dulunya terapung di atas air terlihat berada di dasar Danau Oroville yang mengering di Oroville, California (1/6/2021). Menurut Pemantau Kekeringan AS, 16 persen wilayah California telah mengalami kekeringan luar biasa. (AFP/Justin Sullivan)
Rumah perahu tak terpakai yang dulunya terapung berada di tempat parkir Bidwell Canyon Marina saat Danau Oroville mengalami penyusutan volume air di Oroville, California (1/6/2021). Tingkat kekeringan di California saat ini merupakan yang paling parah terjadi. (AFP/Justin Sullivan)
Rumah perahu yang masih tersisa di tengah penyusutan volume air waduk Danau Oroville di Bidwell Canyon Marina, California (1/6/2021). (AFP/Justin Sullivan)