Isu Putri Diana Dicurangi saat Wawancara Tahun 1995 Berbuah Permintaan Maaf

Pihak kantor berita BBC dan Martin Bashir akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait wawancara fenomenal dengan Putri Diana pada tahun 1995 silam.

oleh Ruly RiantrisnantoDiperbarui 20 Mei 2021, 23:09 WIB
Putri Diana terus menjadi perbincangan, barang peninggalannya pun dianggap sangat berharga (AP Photo)

Liputan6.com, Jakarta - Kisah lama mendiang Putri Diana kembali menjadi pembahasan. Baru-baru ini, kontroversi wawancara Princess of Wales dengan jurnalis BBC, Martin Bashir, pada 1995 silam, berujung permintaan maaf.

Melansir BBC.com, pihak kantor berita BBC dan Martin Bashir menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait wawancara fenomenal itu. Dalam wawancaranya, Putri Diana berbicara terbuka soal kehidupan rumah tangga yang sangat privasi.

Namun beberapa tahun kemudian, adik laki-laki Putri Diana, Earl Spencer, melayangkan tuduhan serius. Earl menyebut Martin Bashir membuat dokumen palsu demi mendapatkan kepercayaan darinya agar bisa berkenalan dengan Putri Diana untuk diwawancara. Hal inilah yang kemudian dituntaskan oleh pihak BBC.

Pensiunan hakim senior Inggris yang ditunjuk BBC untuk menyelidiki kasus ini, Lord Dyson, menyatakan bahwa pihak BBC kala itu menutupi tindakan Martin Bashir yang berbuat curang demi bisa mewawancarai Putri Diana.


Menutup-nutupi

Gaun pernikahan Putri Diana (AP)

"BBC menutupi taktik yang digunakan jurnalis Martin Bashir untuk mengamankan wawancaranya tahun 1995 dengan Putri Diana," tulis sebuah penyelidikan independen yang dipimpin oleh mantan hakim senior Inggris Lord Dyson.

Dalam laporan BBC, disampaikan bahwa Bashir telah memalsukan dokumen untuk mendapatkan wawancara. Ia lalu berbohong kepada manajer BBC tentang aksi yang dilakukannya.

Lord Dyson juga menilai bahwa taktik tak pantas yang dilakukan oleh Bashir itu sangat tidak memenuhi standar integritas serta transparansi tinggi yang merupakan ciri khas dari BBC.

 


Permintaan Maaf

Dalam pernikahannya Pangeran Charles dan Putri Diana tak saling cinta. Benarkah itu? (AP Files)

Melalui sebuah laporan yang sama, BBC pun menyampaikan permintaan maaf secara terang-terangan kepada publik, terutama para pembacanya.

"Ini merupakan kegagalan yang jelas dan kami sangat menyesal untuk ini," pihak BBC menyampaikan melalui laman mereka, Kamis (20/5/2021).

BBC saat ini memang telah memiliki proses dan prosedur yang jauh lebih baik. Namun prosedur beberapa tahun lalu seharusnya sudah bisa membuat mereka mencegah wawancara dengan cara tersebut dan lebih transparan tentang apa yang diketahui.

"Meskipun BBC tidak dapat memutar balik waktu setelah seperempat abad, kami meminta maaf secara penuh dan tanpa syarat. BBC menyampaikannya hari ini," lanjut mereka.

Lanjut Baca:

Tim Davie selaku Direktur Umum BBC menyampaikan, "Meskipun laporan tersebut menyatakan bahwa Putri Diana tertarik pada gagasan wawancara dengan BBC, jelas bahwa proses untuk mengamankan wawancara tersebut jauh dari ketidakpahaman pemirsa yang berhak untuk tahu prosesnya."

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya