Liputan6.com, Jakarta Ada keseruan apa di konser LIDA 2021, Selasa (6/4/2021) malam kemarin? Di babak Top 56 Grup 4 Putih Liga Dangdut Indonesia Indosiar ini tampil 4 Duta Propinsi. Mereka adalah Ani (Sulawesi Barat), Fawwas (Jawa Timur), Sulis (Nusa Tenggara Barat), Aditya (Kep.Bangka Belitung).
Ani (Sulawesi Barat) menyanyikan lagu “Kabut Biru” dengan penuh penghayatan. Tak heran membuat seiisi studio larut dalam lagu yang dibawakannya. Bahkan Ani berhasil mencuri hati semua Dewan Juri untuk berdiri dan memberikan standing ovation.
Advertisement
Pujian disampaikan Lesti Kejora kepada dara asa lSulawesi Barat tersebut, “Lagu Kabut Biru adalah lagu yang menceritakan seseorang yang sedang jatuh cinta. Mendengar kamu bernyanyi lagu ini, saya merasakan rasa jatuh cinta tersebut”, ungkap pelantun lagu Kejora tersebut.
Pujian juga dilontarkan untuk Fawwas (Jawa Timur) yang tampil total saat menyanyikan lagu “Tanda Cinta”. Penampilan memukaunya tersebut membuat pria muda ini berhasil meraih empat standing ovation dari Dewan Juri.
“Saya melihat progress kamu sangat signifikan malam ini. Saya sangat takjub dengan improvisasi yang kamu masukkan di setiap bagian lagu ini, semua terdengar sangat baik ” puji Fildan DA.
Berhasil
Hal serupa juga diperoleh Aditya (Kep.Bangka Belitung) yang berhasil menyedot perhatian sang pelantun lagu Pujaan, Reza DA atas penampilannya membawakan lagu “Pangeran Dangdut”.
Menurut Reza, penampilan Fawwas pada malam tadi dapat dikatakan hampir sempurna, dan berharap Aditya dapat mempertahankan penampilannya hingga di ujung kompetisi.
Sebagai penampil terakhir, Sulis (Nusa Tenggara Barat) pun menuai pujian dari semua Dewan Juri. Lagu “Cincin Permata Biru” yang idibawakan berhasil membawa dirinya mendapatkan dukungan penuh dari semua Dewan Jur, iberupa standing ovation. “Karakter serta teknik unik vokal kamu dapat memberikan warna baru dalam dunia dangdut”, ungkap Fildan DA.
Ustaz Subki Al Bughury
Acara LIDA 2021, Selasa malam semakin terasa spesial dengan kehadiran Ustaz Subki Al Bughury. Ustaz memberikan beberapa tips dalam menghadapi bulan Ramadan di tengah pandemik serta memanjatkan doa untuk korban bencana yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur.