Ragam Manfaat Penting Rutin Jalan Kaki, Usir Stres Sampai Bikin Panjang Umur

Terlihat praktis dan mudah, namun ternyata aktivitas jalan kaki memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 30 Agustus 2021, 17:03 WIB
Manfaat Olahraga Berjalan Kaki Bagi Kesehatan Tulang

Liputan6.com, Jakarta Terlihat praktis dan mudah, namun ternyata aktivitas jalan kaki memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Terlebih jika dilakukan secara rutin dan konsisten, dengan berjalan kaki, Anda dapat menurunkan berat badan dan risiko obesitas.

Berjalan kaki yang kurang dari 5.000 langkah setiap harinya menandakan gaya hidup sedenter atau kurang gerak. Sedangkan, jika berjalan kaki lebih dari 10.000 langkah, itu dapat meningkatkan pembakaran lemak yang akhirnya bisa menurunkan berat badan. Diperkirakan, dengan berjalan kaki setidaknya 10.000 langkah, Anda bisa menurunkan berat badan hingga 2 kg!

Selain berat badan bisa turun, rutin jalan kaki juga sangat baik bagi orang yang tekanan darahnya tinggi. Kegiatan ini dapat mengurangi tekanan darah sistolik hingga sekitar 3,8 mmHg dan tekanan darah diastolik 0,3 mmHg.

Menguatkan otot dan sendi

Warga melakukan aktivitas olahraga dengan berjalan santai di kawasan Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (17/12/2020). Dengan berolahraga secara teratur diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan imunitas serta mencegah sakit. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Ketika seseorang berjalan kaki, serangkaian gerakan dan mobilitas yang dilakukan dapat memperlancar aliran darah di seluruh tubuh, sehingga menguatkan otot, sendi dan tulang. Selama berjalan kaki, cairan sendi yang mengandung nutrisi akan terus berproduksi, sehingga baik untuk menjaga kesehatan sendi. Jika jarang berjalan kaki, maka cairan ini tidak akan terproduksi dengan banyak dan membuat kualitas sendi dapat berkurang.

Stres berkurang dan mood lebih baik

Menurut Anxiety and Depression Association of America, jalan kaki selama 10 menit mungkin sama efektifnya dengan olahraga 45 menit dalam hal menurunkan kekhawatiran dan depresi. Lalu, dengan bergerak, kadar kortisol (hormon stres) bisa menurun. Selain dapat mengurangi stres, olahraga – termasuk jalan kaki – secara positif memengaruhi bagian otak yang bertanggung jawab dalam mengatur suasana hati.

Bikin panjang umur

Studi oleh Harvard dalam jurnal JAMA Internal Medicine pada Mei 2019, meneliti 16.000 partisipan wanita dengan usia lebih tua. Hasilnya, mereka yang berjalan kaki 4.400 langkah per hari memiliki angka kematian yang secara signifikan lebih rendah dibanding wanita yang secara fisik tidak aktif.

Lanjut Baca:

Manfaat lebih terasa bila jalan kaki lebih dari 7.500 langkah. Studi dalam jurnal Medical Journal of Australia menemukan, orang yang jalan kaki hingga 8.800 langkah per hari, rata-rata menghabiskan waktu lebih sedikit di rumah sakit hingga 30 persen, dibanding orang dengan jumlah langkah kaki setengahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya