Liputan6.com, Jakarta Terlihat praktis dan mudah, namun ternyata aktivitas jalan kaki memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Terlebih jika dilakukan secara rutin dan konsisten, dengan berjalan kaki, Anda dapat menurunkan berat badan dan risiko obesitas.
Berjalan kaki yang kurang dari 5.000 langkah setiap harinya menandakan gaya hidup sedenter atau kurang gerak. Sedangkan, jika berjalan kaki lebih dari 10.000 langkah, itu dapat meningkatkan pembakaran lemak yang akhirnya bisa menurunkan berat badan. Diperkirakan, dengan berjalan kaki setidaknya 10.000 langkah, Anda bisa menurunkan berat badan hingga 2 kg!
Advertisement
Selain berat badan bisa turun, rutin jalan kaki juga sangat baik bagi orang yang tekanan darahnya tinggi. Kegiatan ini dapat mengurangi tekanan darah sistolik hingga sekitar 3,8 mmHg dan tekanan darah diastolik 0,3 mmHg.
Menguatkan otot dan sendi
Ketika seseorang berjalan kaki, serangkaian gerakan dan mobilitas yang dilakukan dapat memperlancar aliran darah di seluruh tubuh, sehingga menguatkan otot, sendi dan tulang. Selama berjalan kaki, cairan sendi yang mengandung nutrisi akan terus berproduksi, sehingga baik untuk menjaga kesehatan sendi. Jika jarang berjalan kaki, maka cairan ini tidak akan terproduksi dengan banyak dan membuat kualitas sendi dapat berkurang.
Stres berkurang dan mood lebih baik
Menurut Anxiety and Depression Association of America, jalan kaki selama 10 menit mungkin sama efektifnya dengan olahraga 45 menit dalam hal menurunkan kekhawatiran dan depresi. Lalu, dengan bergerak, kadar kortisol (hormon stres) bisa menurun. Selain dapat mengurangi stres, olahraga – termasuk jalan kaki – secara positif memengaruhi bagian otak yang bertanggung jawab dalam mengatur suasana hati.
Bikin panjang umur
Studi oleh Harvard dalam jurnal JAMA Internal Medicine pada Mei 2019, meneliti 16.000 partisipan wanita dengan usia lebih tua. Hasilnya, mereka yang berjalan kaki 4.400 langkah per hari memiliki angka kematian yang secara signifikan lebih rendah dibanding wanita yang secara fisik tidak aktif.