Bursa Saham Asia Kompak Menghijau, IHSG Naik 0,62 Persen

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 0,62 persen atau 38,59 poin ke posisi 6.289,64.

oleh Agustina MelaniDiperbarui 25 Februari 2021, 15:32 WIB
Pekerja melintas di layar IHSG di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  bertahan di zona hijau hingga sesi kedua perdagangan saham Kamis, (25/2/2021). Hal ini seiring bursa saham Asia yang menguat.

Mengutip data RTI, IHSG melonjak 0,62 persen atau 38,59 poin ke posisi 6.289,64. Indeks saham LQ45 menanjak 0,19 persen ke posisi 952,54.

Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Sebanyak 289 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 190 saham melemah dan 161 saham diam di tempat.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.309,75 dan terendah 6.274,49. Total frekuensi perdagangan saham 1.477.717 kali dengan volume perdagangan 30,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15,6 triliun.  Investor asing melakukan aksi jual di seluruh pasar Rp 207,15 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.045.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham aneka industri turun 0,39 persen dan sektor saham barang konsumsi turun 0,07 persen.

Sektor saham infrastruktur naik 1,04 persen, dan memimpin penguatan. Diikuti sektor saham tambang mendaki 0,95 persen dan sektor saham perdagangan menanjak 0,94 persen.

 

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Load More

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Gerak Saham

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang cetak top gainers atau kenaikan tajam antara lain saham BGTG melonjak 34,62 persen, saham INCP naik 34,40 persen, saham FORU menguat 34,07 persen, saham BVIC mendaki 29 persen dan saham BBHI melonjak 25 persen.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham PLAN turun 9,35 persen, saham CANI merosot 6,99 persen, saham EDGE susut 6,99 persen, saham KMDS tergelincir 6,92 persen, dan saham SCNP susut 6,9 persen.

Aksi Investor Asing

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain saham TLKM sebanyak Rp 197,2 miliar, saham BBTN sebanyak Rp 81 miliar, saham UNTR sebanyak Rp 42,4 miliar, saham DMMX sebesar Rp 39,2 miliar, dan saham MCAS sebesar Rp 37 miliar.

Sedangkan saham-saham yang dijual investor asing antara lin saham ASII sebanyak Rp 376 miliar, saham BBCA sebanyak Rp 129,9 miliar, saham BMRI sebanyak Rp 87,3 miliar, saham MDKA sebanyak Rp 49,6 miliar, dan saham ICBP sebanyak Rp 26,6 miliar.

Bursa Saham Asia

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bursa saham Asia kompak menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1,2 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 3,44 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 1,67 persen.

Lalu indeks saham Thailand mendaki 0,46 persen, indeks saham Shanghai menguat 0,59 persen, indeks saham Singapura menanjak 1,69 persen dan indeks saham Taiwan meroket 1,48 persen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya