Liputan6.com, Jakarta: Mabes Polri memastikan dua terduga teroris yang ditangkap hidup-hidup dalam baku tembak di Desa Ambarana, Poso Pesisir, Sulawesi Tengah, Rabu kemarin pernah mengikuti pelatihan teror. "Mereka terindikasi sebagai yang ikut pelatihan teroris di Poso," ujar Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis (1/11).
Menurutnya, dua terduga teroris itu kini sudah ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Sementara, satu terduga teroris yang tewas dalam baku tembak dibawa ke Rumah Sakit Polri Sukanto.
Boy mengaku, pihaknya belum mendapat identitas dari tiga terduga teroris tersebut. Namun, satu orang yang meninggal dunia diketahui memiliki nama panggilan Jipo alias Ibeng. "Diduga nama samaran, kita masih cari tahu nama aslinya," katanya.(ADO)
Menurutnya, dua terduga teroris itu kini sudah ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Sementara, satu terduga teroris yang tewas dalam baku tembak dibawa ke Rumah Sakit Polri Sukanto.
Boy mengaku, pihaknya belum mendapat identitas dari tiga terduga teroris tersebut. Namun, satu orang yang meninggal dunia diketahui memiliki nama panggilan Jipo alias Ibeng. "Diduga nama samaran, kita masih cari tahu nama aslinya," katanya.(ADO)