Pernah Direpotkan Urus Kisruh PSSI, Agum Gumelar Apreseasi Gelar Doktor Honoris Causa Nurdin Halid

Agum Gumelar menganggap sosok Nurdin Halid punya peran besar dalam perkembangan industri olahraga di Indonesia.

oleh Marco TampubolonDiperbarui 15 Februari 2021, 11:47 WIB
Calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Mantan ketua umum PSSI, Nurdin Halid, menerima gelar doktor honoris cuasa di Bidang Industri Olahraga dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kamis (11/2/2021). Penghargaan ini belakangan menimbulkan kontroversi mengingat sepak terjang Nurdin selama menjabat sebagai ketua federasi. 

Seperti diketahui, sederet masalah mewarnai perjalanan PSSI di era Nurdin Halid. Mulai dugaan pengaturan skor hingga kisruh internal organisasi yang membuat sepak bola Indonesia dibekukan FIFA. Selama menjabat dari 2003-2011, prestasi timnas Indonesia juga tidak mengalami banyak kemajuan. Indonesia terakhir kali juara di ajang bergengsi adalah pada SEA Games 1991.  

Namun Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar justru menyatakan sebaliknya. Pria yang pernah menjabat sebagai ketua Komite Normalisasi saat kisruh PSSI itu mengaku salut dengan sepak terjang Nurdin dalam membangun industri sepak bola di Tanah Air. Karena itu, Agum mengapreseasi gelar tersebut. 

Sikap ini disampaikan Agum lewat video testimoninya terkait penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa yang diberikan Universitas Negeri Semarang kepada Nurdin Halid, diGedung Prof. Wuryanto Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kamis (11/2/2021). Dalam rilis yang diterima redaksi Liputan6.com disebutkan, upacara penganugerahan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Ketua MPR, Bambang Susatyo dan Menpora Zainudin Amali.

Agum Gumelar mengaku mengenal baik sosok dan kiprah sukses Nurdin Halid membangun industri sepakbola, sejak menjadi manajer PSM Makassar hingga menjabat ketua UmumPSSI. Karena itu, Agum menilai Nurdin pantas menerima penghargaan karena berperan dalam memajukan sepakbola nasional.

"Saya merasa bersyukur sekaligus berterima kasih kepada Universitas Negeri Semarangyang menganugerahi Nurdin Halid gelar Doktor Honoris Causa di bidang industri olahraga,” kata Agum Gumelar dalam video testimoni tokoh yang ditayangkan dalam upacara penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada Nurdin Halid oleh Rektor Unnes, Prof. Dr.Fathur Rokhman.

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini


Dihadiri Pengurus PSSI Hingga Mantan Pemain

Ketua Ad-Hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar membacakan pernyataan sikap terkait belum tuntasnya kisruh persepakbolaan Indonesia, Jakarta, Kamis (4/2/2016). Agum berharap semua pihak mau menyelamatkan sepak bola Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Selain pejabat negara, acara juga dihadiri oleh anggota Komite Eksekutif PSSI, Haruna dan mantan kapten PSM Makassar dan tim nasional PSSI, Bima Sakti. Agum Gumelar mengatakan Nurdin Halid itu seorang ‘gila’ bola yang sukses. Saat menjadimanajer PSM Makassar, kata Agum, Nurdin Halid berhasil membawa Tim Juku Eja ke final Liga Indonesia tahun 1995/1996 dan juara tahun 2001.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya