Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2020 meninggalkan luka mendalam di dunia sepak bola. Begitu banyak legenda lapangan hijau dipanggil Yang Kuasa.
Advertisement
Menandai pergantian tahun, mari kita membayangkan kehebatan tim yang berisi 11 almarhum.
Tim ini berisi empat warga negara: Inggris, Belanda, Argentina, dan Italia. Sebanyak empat di antaranya merupakan juara Piala Dunia, serta enam nama yang setidaknya pernah sekali memenangkan Piala Champions atau Liga Champions.
Para starter dipilih berdasar pertimbangan keseimbangan permainan tim, bukan sekedar memasukkan nama dengan naluri serang sebanyak mungkin.
Berikut tim para almarhum yang meninggal tahun 2020:
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini
Belakang
Kiper: Ray Clemence (Inggris), 5 Agustus 1948–15 November 2020
Penjaga gawang berbakat tanpa kompromi yang jadi andalan Liverpool. Dia memenangkan tiga gelar Piala Champions plus lima titel Liga Inggris.
Clemence pindah ke Tottenham pada 1981 dan kariernya berlanjut ke sana. Bakal lebih sering bermain di pentas internasional jika bukan karena Peter Shilton.
Bek Kanan: Wim Suurbier (Belanda), 16 Januari 1945–12 Juli 2020
Cepat, kuat, pantang menyerah dan punya teknik tinggi. Suurbier merupakan bagian penting Ajax Amstedam dan timnas pada era 1970-an.
Salah satu bek saya terbaik di dunia dalam satu dekade, Suurbier loyal bersama Ajax sebelum pergi di usia 32 tahun. Dia kemudian berpetualang ke Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat.
Bek Tengah: Barry Hulshoff (Belanda), 30 September 1946–16 Februari 2020
Bek tangguh dan bisa diandalkan lain dari Ajax saat memenangkan tiga edisi Piala Champions pada 1970-an. Hulshoff memulai karier di lini tengah sebelum dipindah ke belakang.
Dengan kemampuan mengeksekusi bola mati, Hulshoff juga kerap mencatatkan nama di papan skor. Sayang dia absen di Piala Dunia 1974 akibat cedera.
Bek Tengah: Jack Charlton (Inggris), 8 Mei 1935–10 Juli 2020
Meski permainannya kurang elegan, jangan ragukan determinasi, kepemimpinan, dan hasrat Charlton untuk meraih kemenangan.