Kaleidoskop 2020: 6 Figur Olahraga yang Meninggal Dunia

Berikut enam tokoh olahraga dalam dan luar negeri yang meninggal dunia pada 2020.

oleh Harley IkhsanDiperbarui 26 Desember 2020, 00:31 WIB
Diego Maradona jadi salah satu tokoh olahraga yang meninggal dunia pada 2020.

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2020 menjadi salah satu kurun waktu terberat dalam sejarah manusia. Pandemi Covid-19 membuat dunia seakan berhenti berputar.

Periode ini terasa lebih sulit karena kepergian tokoh-tokoh yang memengaruhi hidup orang banyak. Termasuk di bidang olahraga.

Inggris berduka karena kehilangan empat anggota yang mempersembahkan satu-satunya gelar internasional berupa Piala Dunia 1966. Mereka adalah Jack Charlton, Nobby Stiles, Norman Hunter, dan Peter Bonetti.

Masih dari lapangan hijau, para pelatih Luigi Simoni, Alejandro Sabella, dan Gerard Houllier juga meninggal.

NBA berkabung menyusul kepergian David Stern dan Jerry Sloan. Dunia balap mengucapkan selamat tinggal kepada Stirling Moss. Sementara beberapa peraih medali emas Olimpiade berpulang, di antaranya Charles Moore, Willi Holdorf, Pete Rademacher, dan Eva Szekely.

Dari dalam negeri, mantan perenang Lukman Niode dan kiper Daryono menghadap Yang Kuasa.

Selain mereka, Liputan6.com mengumpulkan enam tokoh olahraga besar yang meninggal pada tahun ini. Berikut daftarnya:

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini


Kobe Bryant

Kobe Bryant dengan seragam nomor punggung 8 dan 24 yang dikenakannya selama berkarier bersama LA Lakers. (AFP/Harry How)

Kecelakaan helikopter menewaskan Kobe Bryant dan delapan orang lain, termasuk sang putri Gianna, pada 26 Januari 2020.

Bryant saat itu hendak menuju Mamba Academy untuk melatih tim basket putri. Pagi hari sebelum pertandingan, dia dan Gianna sempat pergi ke gereja dan menerima komuni.

Kepergian Bryant meninggalkan duka mendalam. Penghormatan pun diberikan dari berbagai bidang.

Dengan dampak begitu besar, nama Bryant diabadikan untuk berbagai hal. Salah satunya MVP NBA All-Star 2020.


Bob Hasan

Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan memberikan arahan kepada atlet atletik di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2018). Pelatnas Asian Games 2018 PB PASI kembali dipusatkan di Stadion Madya Senayan. (Bola.com/Asprilla Dwi Adha)

Juga dikenal sebagai pejabat publik dan pengusaha, Bob Hasan memainkan peran besar terhadap perkembangan atletik di Nusantara.

Almarhum meninggal karena penyakit kanker di usia 89 tahun pada 31 Maret 2020. Dia menjabat Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) sejak 1978.

Terlahir pada masa penjajahan, Bob Hasan sejak kecil diasuh oleh Jenderal Gatot Subroto. Menjadi anak angkat petinggi kemiliteran Republik Indonesia membuat Bob Hasan dekat dengan Soeharto.

Di tangan Bob Hasan, PASI sukses mengorbitkan sejumlah atlet yang menjadi tulang punggung atletik di Indonesia.

Lanjut Baca:

Sebagai Ketua PASI, Bob Hasan juga tidak segan merogoh kocek pribadinya hingga miliaran rupiah. Bob juga turun tangan langsung mencari bibit-bibit baru atlet atletik Indonesia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya