VIDEO: Kontroversi Pengumpulan Data Pengguna Aplikasi Muslim Pro

Bitsmedia, pengembang aplikasi MuslimPro yang bermarkas di Singapura, menghadapi penyelidikan Komisi Perlindungan Data Pribadi Singapura, dan gugatan hukum pengguna MuslimPro di Inggris maupun Perancis. Ini dampak laporan penjualan data pengguna aplikasi MuslimPro

oleh Yoga NugrahaDiterbitkan 18 Desember 2020, 13:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta Bitsmedia, pengembang aplikasi MuslimPro yang bermarkas di Singapura, menghadapi penyelidikan Komisi Perlindungan Data Pribadi Singapura, dan gugatan hukum pengguna MuslimPro di Inggris maupun Perancis. Ini dampak laporan penjualan data pengguna aplikasi MuslimPro dan Muslim Mingle ke militer AS.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya