Liputan6.com, Jakarta Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, semarak Hari Pahlawan di RSD Wisma Atlet adalah tanda perang melawan Covid-19 masih berlangsung. Menurut dia, kemenangan akan diraih ketika tidak adal agi pasien Covid-19 yang berjatuhan.
"Peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah peringatan yang paling bersejarah. Karena berlangsung di saat bangsa Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19," kata Tugas dalam siaran pers diterima, Selasa (10/11/2020).
Advertisement
Tugas menambahkan, sampai hari ini RSD Wisma Atlet telah memperjuangkan sekitar 15 ribu pasien yang sudah dirawat, sejak bulan Maret 2020. Dia menilai, perjuangan para tenaga kesehatan tidak sia-sia, sebab 85 persen pasien berhasil disembuhkan.
"Perjuangan nakes di Wisma Atlet sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan karena jumlah pasien yang sembuh di Wisma Atlet mencapai 85 persen," jelas dia.
** #IngatPesanIbu
Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.
Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Jumlah Pasien yang Dirawat Menurun
Selain itu, lanjut Tugas, jumlah pasien yang kini dirawat di Wisma Atlet menurun drastis. Diketahui, di tower 4 sudah tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan.
Sedangkan di tower 5, pasien tanpa gejala yang masih menjalani perawatan berjumlah 539 pasien. Kemudian, di tower 6 dan 7 pasien bergejala ringan dan sedang berjumlah 1036 pasien.
"Jumlah pasien yang sembuh dan dipulangkan lebih banyak dari jumlah pasien baru yang masuk ke Wisma Atlet," dia menandaskan.